- Otoritas Nahariya mengeluarkan peringatan darurat bagi warganya menyusul ancaman serangan roket dari pasukan Hizbullah pada Rabu malam lalu.
- Pemerintah Israel secara resmi membantah klaim mengenai adanya kesepakatan gencatan senjata dengan Lebanon yang sempat dilaporkan pihak Iran.
- Warga Israel menghadapi tantangan tambahan berupa cuaca panas ekstrem serta kemunculan kawanan lebah yang menyebabkan kepanikan di Netivot.
Suara.com - Kondisi Israel hari ini diselemuti banyak kekhawatiran. Meski saat ini sedang terjadi gencata senjata dengan Iran, kekhawatiran perang lanjutan masih terbuka lebar.
Di sisi lain, warga Israel juga masih harus was-was dengan serangan drone serta rudal yang ditembakkan pasukan Hizbullah di Lebanon.
Laporan terbaru seperti dikutip dari Channel 14, Kamis (16/4), otoritas kota Nahariya mengeluarkan peringatan darurat kepada warga terkait serangan roket-roket Hizbullah.
“Ada peringatan serangan roket ke kota Nahariya dalam waktu segera! Hindari aktivitas yang tidak penting dan tetap dekat dengan tempat perlindungan!” demikian pernyataan resmi pemerintah kota pada Rabu malam waktu setempat.
Peringatan ini muncul di tengah laporan yang saling bertentangan terkait kemungkinan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.
Sumber dari Iran sebelumnya mengklaim bahwa gencatan senjata akan diumumkan dalam waktu dekat dan berlangsung selama sepekan.
Namun, pihak Israel dengan tegas membantah klaim tersebut.
Seorang pejabat senior menyatakan bahwa tidak ada keputusan apa pun terkait gencatan senjata dengan Lebanon hingga saat ini.
Semesta Tak Berpihak ke Israel
Baca Juga: Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
Selain dihantui ancaman roket-roket dan drone milik pasukan Hizbullah serta ancaman rudal Iran jika gencatan senjata tak kunjung tercapai, warga Israel juga dihadapkan pada masalah lain.
Cuaca panas ekstrem saat ini jadi masalah baru bagi warga Israel, terutama mereka yang tinggal di kawasan Negev dan Arava.
Melansir dari laporan Ynet, cuaca panas ekstrem masih akan berlanjut hari ini, dengan suhu di atas normal hingga kondisi terik disertai angin kencang.
Setelah panas ekstrem, wilayah-wilayah tersebut menurut prakiraan BMKG Israel akan dilanjutkan dengan hujan dan angin kencang.
"Perubahan cuaca drastis ini menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat di wilayah rawan banjir dan badai," tulis laporan media Israel.
Tak hanya cuaca ekstrem, kepanikan melanda warga di kota Netivot, Israel Selatan, Rabu (15/4) waktu setempat.
Menurut laporan Channel 14, warga di kota Netivot, panik dan ketakutan setelah ribuan lebah tiba-tiba memenuhi kawasan tersebut, dari lingkungan tempat tinggal hingga pusat perbelanjaan.
Pemerintah kota segera mengeluarkan imbauan agar masyarakat menjauhi lokasi dan tidak mencoba mendekati kawanan lebah.
“Warga diminta menghindari area hingga petugas profesional tiba untuk menangani situasi,” demikian pernyataan otoritas setempat.
Berita Terkait
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa