News / Internasional
Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB
Ilustrasi warga Israel [Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Otoritas Nahariya mengeluarkan peringatan darurat bagi warganya menyusul ancaman serangan roket dari pasukan Hizbullah pada Rabu malam lalu.
  • Pemerintah Israel secara resmi membantah klaim mengenai adanya kesepakatan gencatan senjata dengan Lebanon yang sempat dilaporkan pihak Iran.
  • Warga Israel menghadapi tantangan tambahan berupa cuaca panas ekstrem serta kemunculan kawanan lebah yang menyebabkan kepanikan di Netivot.

Suara.com - Kondisi Israel hari ini diselemuti banyak kekhawatiran. Meski saat ini sedang terjadi gencata senjata dengan Iran, kekhawatiran perang lanjutan masih terbuka lebar.

Di sisi lain, warga Israel juga masih harus was-was dengan serangan drone serta rudal yang ditembakkan pasukan Hizbullah di Lebanon.

Laporan terbaru seperti dikutip dari Channel 14, Kamis (16/4), otoritas kota Nahariya mengeluarkan peringatan darurat kepada warga terkait serangan roket-roket Hizbullah.

“Ada peringatan serangan roket ke kota Nahariya dalam waktu segera! Hindari aktivitas yang tidak penting dan tetap dekat dengan tempat perlindungan!” demikian pernyataan resmi pemerintah kota pada Rabu malam waktu setempat.

Ilustrasi mortir Hizbullah [Istimewa]

Peringatan ini muncul di tengah laporan yang saling bertentangan terkait kemungkinan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Sumber dari Iran sebelumnya mengklaim bahwa gencatan senjata akan diumumkan dalam waktu dekat dan berlangsung selama sepekan.

Namun, pihak Israel dengan tegas membantah klaim tersebut.

Seorang pejabat senior menyatakan bahwa tidak ada keputusan apa pun terkait gencatan senjata dengan Lebanon hingga saat ini.

Semesta Tak Berpihak ke Israel

Baca Juga: Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

Selain dihantui ancaman roket-roket dan drone milik pasukan Hizbullah serta ancaman rudal Iran jika gencatan senjata tak kunjung tercapai, warga Israel juga dihadapkan pada masalah lain.

Cuaca panas ekstrem saat ini jadi masalah baru bagi warga Israel, terutama mereka yang tinggal di kawasan Negev dan Arava.

Melansir dari laporan Ynet, cuaca panas ekstrem masih akan berlanjut hari ini, dengan suhu di atas normal hingga kondisi terik disertai angin kencang.

Setelah panas ekstrem, wilayah-wilayah tersebut menurut prakiraan BMKG Israel akan dilanjutkan dengan hujan dan angin kencang.

"Perubahan cuaca drastis ini menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat di wilayah rawan banjir dan badai," tulis laporan media Israel.

Ilustrasi Lebah Bumblebee (Pexels)

Tak hanya cuaca ekstrem, kepanikan melanda warga di kota Netivot, Israel Selatan, Rabu (15/4) waktu setempat.

Load More