- Fraksi PKB DPR RI meraih KWP Award 2026 atas dedikasi dalam memajukan eksistensi pendidikan pesantren di Indonesia.
- Penghargaan ini diberikan karena peran fraksi dalam melahirkan Undang-Undang Pesantren sebagai payung hukum sistem pendidikan nasional.
- Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Fraksi PKB untuk terus memperjuangkan kualitas pendidikan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Suara.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI dianugerahi KWP Award 2026 oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen, sebagai fraksi peduli eksistensi dan pengembangan pendidikan pesantren.
Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid, yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut, menyatakan rasa syukur dan apresiasinya terhadap insan pers parlemen.
Menurutnya, fokus PKB selama ini memang tidak pernah bergeser dari dunia pendidikan, dengan pesantren sebagai pilar utamanya.
“Terima kasih, kami mengapresiasi KWP, yang terus memerhatikan kinerja fraksi PKB dalam memajukan pesantren melalui lembaga legislatif," kata Jazilul Fawaid, dikutip hari Sabtu (18/4/2026).
Salah satu capaian monumental yang sering dikaitkan dengan perjuangan fraksi ini adalah, lahirnya Undang-Undang Pesantren.
UU itu memberikan payung hukum serta pengakuan negara terhadap ijazah dan kontribusi pesantren dalam sistem pendidikan nasional.
Jazilul menegaskan, peran PKB tidak berhenti pada pengesahan regulasi, tetapi juga aktif dalam pengawasan dan penyelesaian masalah di lapangan.
“PKB yang melahirkan undang-undang pesantren. Kami juga yang ada di barisan depan dalam masalah pendidikan, terutama pesantren," katanya.
Membangun Integritas Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Baca Juga: Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
Ajang KWP Award 2026 tahun ini mengusung tema besar “Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”.
Tema ini sangat relevan dengan peran pesantren sebagai salah satu produsen sumber daya manusia (SDM) unggul, yang berkarakter di Indonesia.
PKB menilai, tanpa dukungan terhadap pesantren, cita-cita Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai secara utuh.
Bagi Jazilul, apresiasi dari para wartawan ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh jajaran anggota Fraksi PKB untuk tetap berada di garis terdepan dalam membela kepentingan santri dan pengajar pesantren.
Ia mengingatkan rekan-rekannya agar penghargaan ini dijadikan motivasi untuk bekerja lebih keras lagi.
“Ini akan menjadi giroh kami, fraksi PKB untuk terus fokus di pendidikan dan pesantren,” ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO
-
Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik
-
Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian
-
Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman
-
Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri
-
Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali