News / Internasional
Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB
Puluhan ribu warga Lebanon yang mengungsi mulai kembali ke rumah mereka di wilayah selatan, meski gencatan senjata dengan Israel masih diwarnai pelanggaran. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Puluhan ribu warga Lebanon kembali ke wilayah selatan guna mengecek kondisi rumah pasca gencatan senjata mulai berlaku Kamis lalu.
  • Situasi lapangan tetap tidak stabil akibat pelanggaran gencatan senjata, kerusakan infrastruktur, serta keberadaan militer Israel di perbatasan.
  • Pemerintah Lebanon berupaya memperkuat gencatan senjata melalui koordinasi internasional dan rencana negosiasi lanjutan dengan pihak Israel dalam waktu dekat.

Zona keamanan yang disebut garis kuning bahkan dilaporkan membentang hingga 10 kilometer dari perbatasan.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan wilayah tersebut belum sepenuhnya bersih dari pejuang dan senjata.

Katz menegaskan situasi bisa diselesaikan melalui diplomasi atau operasi militer lanjutan.

Di tengah ketegangan, pembicaraan langsung antara Lebanon dan Israel diperkirakan akan kembali digelar dalam beberapa hari ke depan.

Presiden Lebanon Joseph Aoun juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump, untuk memperkuat gencatan senjata.

Load More