- Jusuf Kalla membantah tuduhan Rismon Sianipar yang menudingnya menjadi penyandang dana isu ijazah palsu Presiden Jokowi.
- Dalam jumpa pers di Jakarta, Jusuf Kalla menunjukkan bukti percakapan untuk menepis fitnah aliran dana lima miliar rupiah.
- Jusuf Kalla menegaskan peran historisnya dalam mendukung karier politik Jokowi, mulai dari Pilkada DKI hingga Pemilihan Presiden.
Pernyataan keras ini disampaikan JK sebagai respons atas situasi terkini di mana dirinya juga menghadapi laporan polisi terkait potongan video ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang membahas tentang konsep 'mati syahid'.
JK mempertanyakan apakah rentetan kejadian ini, mulai dari tuduhan bohir hingga laporan polisi, merupakan bagian dari upaya politisasi terhadap dirinya.
Meskipun enggan berspekulasi terlalu jauh mengenai dalang di balik serangan-serangan tersebut, JK mencium adanya pola tertentu.
Ia merasa berbagai persoalan hukum dan tudingan miring ini muncul secara beruntun tepat setelah dirinya mengambil langkah tegas melaporkan Rismon Sianipar ke pihak kepolisian terkait fitnah pendanaan kasus ijazah Jokowi.
JK menganggap serangan balik dari para pendukung pihak tertentu atau "buzzer" ini sebagai upaya untuk membungkam sikap kritisnya.
JK juga menegaskan bahwa tanpa campur tangannya di masa lalu, peta karier politik Jokowi mungkin tidak akan mencapai titik puncaknya seperti sekarang ini.
Berita Terkait
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Mojtaba Khamenei Ancam AS-Israel: Jangan Main-main dengan AL Iran
-
Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
-
Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala
-
Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK