- Irvian Bobby Mahendro bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta bahwa Immanuel Ebenezer meminta uang Rp3 miliar untuk menghentikan pemeriksaan.
- Permintaan uang tersebut dilakukan mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer kepada bawahannya dengan menggunakan istilah sandi "3 meter" di Kemnaker.
- Immanuel Ebenezer didakwa menerima gratifikasi dan melakukan pemerasan bersama sejumlah pihak terkait pengurusan sertifikasi K3 senilai miliaran rupiah.
Suara.com - Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 periode 2022–2025, Irvian Bobby Mahendro, mengungkapkan bahwa eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel pernah meminta uang Rp3 miliar dengan menggunakan istilah “3 meter”.
Hal itu disampaikannya saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menjerat Noel sebagai terdakwa.
Awalnya, pria yang mendapat julukan “Sultan Kemnaker” itu mengaku dipanggil ke ruangan Noel. Dalam pertemuan tersebut, ungkap Bobby, Noel meminta uang dengan istilah “3 meter”.
"Kemudian saya diminta untuk masuk ke dalam satu ruangan, nah di dalam ruangan tersebut, beliau menyampaikan terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejaksaan," kata Bobby di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
"Saya pada saat itu diminta untuk menyelesaikan itu, menyelesaikan maksudnya memenuhi, memenuhi untuk menyelesaikan hal tersebut supaya tidak berlanjut," tambah dia.
Untuk menghentikan pemeriksaan oleh pihak Kejaksaan, Bobby menyebut Noel meminta uang Rp3 miliar.
"Pada saat itu beliau mengatakan sudah diselesaikan saja itu eh dipenuhi 3 meter, omongnya seperti itu," ujar Bobby.
Menanggapi hal itu, Bobby mengaku sempat bingung dengan istilah tersebut. Ia kemudian memastikan kepada Noel terkait maksud dari “3 meter” dan disebutkan ternyata Rp3 miliar. Dalam kesempatan itu, Bobby mengaku sempat menawar nilai yang diminta Noel tersebut.
"Terus yang bersangkutan menyampaikan, 'itu sudah murah', katanya," ucap Bobby.
Baca Juga: Irvian Bobby Sultan Kemnaker Klaim Keluarganya Terima Intimidasi dari Istri Noel
Selanjutnya, Bobby mengaku sempat berkonsultasi dengan salah satu atasannya. Atasannya kemudian memintanya untuk memenuhi permintaan Noel tersebut.
Bobby lantas berkoordinasi dengan dua subkoordinatornya, yakni Sekarsari dan Supriadi. Menurut Bobby, keduanya mengaku mampu memenuhi sebagian dari Rp3 miliar, masing-masing sebesar Rp1,2 miliar dan Rp300 juta. Sisanya, Bobby mengaku menjual salah satu mobilnya.
"Berarti uang-uang yang dikumpulkan ya untuk memenuhi permintaan terdakwa Imanuel Ebenezer ini, apakah itu uang-uang nonteknis juga, uang-uang nonteknis PJK3 dalam pengurusan sertifikat?," tanya jaksa.
"Iya, betul," jawab Bobby.
"Betul, termasuk mobil saudara tadi?," cecar jaksa.
"Iya," sahut Bobby.
Berita Terkait
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Klaim Keluarganya Terima Intimidasi dari Istri Noel
-
Saksi dari Eks Bos Google Buka Suara di Sidang Nadiem: Investasi GoTo Tak Terkait Kemendikbudristek
-
Didakwa Korupsi Rp1,3 Triliun, Dua Bersaudara Bos Sritex Dituntut 16 Tahun Penjara
-
Irvian Bobby Ungkap Awal Mula Noel Minta Ducati Rp600 Juta: Motor yang Cocok Buat Saya Apa?
-
Menguak Peran Ibrahim Arief di Kasus Chromebook, Sengaja Kunci Proyek Demi Monopoli Vendor?
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi