- Kapal perang Angkatan Laut Israel menembak mati seorang wanita Palestina di lepas pantai utara Jalur Gaza dalam sebuah insiden serangan mendadak.
- Kematian wanita tersebut menambah daftar korban jiwa warga sipil setelah serangan Israel menewaskan lima orang lainnya di hari yang sama di seluruh wilayah.
- Penembakan di wilayah pesisir menunjukkan semakin ketatnya blokade laut zionis yang mengancam keselamatan warga Palestina yang berada di dekat pantai utara.
Suara.com - Kekejaman militer Zionis Israel kembali memakan korban jiwa setelah seorang wanita Palestina dilaporkan tewas akibat serangan brutal dari kapal perang di lepas pantai utara Gaza.
Insiden mematikan yang dilakukan oleh Angkatan Laut Israel ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di sepanjang garis pantai Jalur Gaza yang semakin terkepung.
Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa penembakan dari arah laut ini menambah daftar panjang warga sipil yang menjadi korban operasi militer tanpa henti di wilayah kantong tersebut.
Laporan dari Al Jazeera Arabic menyebutkan bahwa korban terkena tembakan langsung saat berada di dekat garis pantai utara.
Aktivitas angkatan laut musuh dilaporkan terus meningkat di area perairan tersebut, yang sering kali menyasar warga sipil di pinggir laut.
Penembakan terhadap wanita tersebut bukanlah satu-satunya insiden berdarah yang terjadi pada hari Senin (20/4/2026).
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Gaza telah merilis data bahwa serangan udara dan darat Israel telah menewaskan lima warga Palestina lainnya dalam insiden terpisah di seluruh wilayah kantong.
Hal ini menunjukkan pola serangan sistematis yang tidak memedulikan keselamatan warga sipil di tengah situasi konflik yang kian memanas.
Eskalasi Serangan di Jalur Gaza
Baca Juga: Fakta Baru Aksi Pasukan Israel Hancurkan Patung Yesus, IDF: Gak Ada Niat!
Otoritas setempat melaporkan bahwa aktivitas militer di perairan Gaza bertujuan untuk memperketat blokade dan mengintimidasi warga yang mencoba mendekati pantai.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer pendudukan mengenai alasan penembakan spesifik terhadap wanita yang tidak bersenjata tersebut.
Banyak pihak menilai bahwa serangan dari laut ini merupakan upaya untuk memutus segala akses warga terhadap sumber daya laut yang tersisa.
Masyarakat internasional terus mendesak agar kekerasan terhadap warga sipil di wilayah pesisir ini segera dihentikan demi kemanusiaan.
Berita Terkait
-
1200 Jam Internet Mati Total, Warga Iran Putar Otak Gunakan VPN hingga Pakai Cara Ini
-
Trio Pemimpin Dunia Ini Dijuluki Predator dan Bikin Rusak Tatanan Global
-
Apa yang Terjadi Jika Iran Menang Perang? Pengamat Sebut Peta Timur Tengah Akan Berubah
-
Kerusakan Serangan Iran ke Israel, Bikin 1000 Lebih Rumah Tak Layak Huni
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan