-
Perang Iran menyebabkan gangguan distribusi 20 persen pasokan fosfat dunia melalui Selat Hormuz.
-
Kebijakan bea impor pupuk dari Rusia dan Maroko memperparah lonjakan harga pangan domestik.
-
Penangguhan tarif impor mendesak dilakukan guna melindungi petani dan mencegah krisis kelaparan global.
Kedaulatan sebuah negara sangat bergantung pada kemampuannya untuk menyediakan pangan secara mandiri, murah, dan berkelanjutan bagi rakyatnya.
Pemerintah didesak untuk segera membekukan penerapan bea masuk tersebut hingga stabilitas pasar internasional kembali pulih dari guncangan konflik.
Langkah ini dianggap krusial untuk mencegah pendarahan ekonomi yang lebih dalam di sektor agrikultur dan menjaga keterjangkauan harga pangan.
Jika intervensi kebijakan tidak segera dilakukan, masyarakat harus bersiap menghadapi tagihan belanja yang jauh lebih mahal pada akhir tahun ini.
Krisis ini berakar dari kombinasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menyumbat jalur perdagangan energi serta kebijakan proteksionisme perdagangan Amerika Serikat.
Penerapan bea masuk (countervailing duties) awalnya bertujuan menciptakan persaingan adil terhadap subsidi asing, namun justru memicu kelangkaan saat pasokan global menyusut akibat perang.
Saat ini, dunia menghadapi tantangan ganda berupa inflasi energi dan krisis input pertanian yang saling berkaitan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi