- Polda Metro Jaya membongkar laboratorium narkotika jenis etomidate di Apartemen River Side, Tangerang, pada Jumat, 17 April 2024.
- Petugas menangkap seorang pria warga negara Malaysia berinisial CK yang berperan sebagai pengelola laboratorium produksi narkotika tersebut.
- Polisi menyita barang bukti senilai Rp762 miliar dan menyelamatkan 380.996 jiwa dari potensi bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
Suara.com - Kawasan hunian vertikal di pinggiran Jakarta kembali menjadi sasaran empuk jaringan narkotika internasional untuk menjalankan aktivitas ilegal.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya baru saja membongkar praktik laboratorium tersembunyi atau clandestine lab narkotika golongan II jenis etomidate yang beroperasi di dalam kawasan Apartemen River Side di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (21/4), menjelaskan pengungkapan tersebut terjadi pada Jumat (17/4) sekitar pukul 19.00 WIB.
Operasi senyap ini dilakukan setelah tim penyidik melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan mencurigakan di salah satu unit apartemen tersebut.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat menjadi otak di balik operasional laboratorium tersebut.
"Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan satu orang tersangka berinisial CK (40), warga negara Malaysia, yang diduga berperan sebagai pengelola sekaligus operator produksi cairan etomidate dalam bentuk cartridge vape," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Tersangka CK diketahui memiliki keahlian khusus dalam meracik bahan kimia hingga menjadi produk siap konsumsi yang menyasar pengguna rokok elektrik atau vape.
Penyisiran di dalam unit Apartemen River Side membuahkan hasil yang signifikan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan berbagai barang bukti, 30 liter cairan propilen glikol, serbuk etomidate seberat 2.539,44 gram yang diperkirakan mampu diproduksi menjadi hingga 380.996 cartridge vape siap edar.
Jumlah serbuk etomidate yang ditemukan tergolong sangat besar untuk ukuran laboratorium skala apartemen, yang mengindikasikan bahwa jaringan ini memiliki jalur distribusi yang luas dan terorganisir.
Baca Juga: Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita
Selain bahan baku kimia, petugas juga menyita berbagai peralatan industri rumahan yang digunakan tersangka untuk memproduksi cairan narkotika tersebut secara massal.
"Selain itu, turut diamankan ratusan cartridge berisi cairan etomidate, serta peralatan produksi seperti mesin press, alat suntik cairan, mixer, hingga timbangan," kata David.
Nilai ekonomi dari barang bukti yang disita dalam operasi di Apartemen River Side ini sangat fantastis dan mencerminkan besarnya ancaman peredaran gelap narkoba di kota-kota besar.
Dari keseluruhan barang bukti tersebut jika di konversi dengan nilai jual barang bukti narkoba di peredaran gelap, maka Polda Metro Jaya telah menyita sebesar Rp762 miliar dan telah menyelamatkan sebanyak 380.996 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Keberhasilan Polri dalam mengendus keberadaan lab di Apartemen River Side ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang mulai peduli dengan lingkungan sekitar.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Berita Terkait
-
Clandestine Lab Vape Narkoba Terungkap di Tangerang, Polisi Sita Barang Bukti Senilai Rp762 Miliar
-
Detik-detik Penangkapan Komplotan Curanmor di Cikupa: Senpi Rakitan dan Peluru Tajam Disita
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
-
Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar
-
Pelaku Tangkap Terduga Pembunuh Wanita Paruh Baya di Tangsel, Ternyata Mantan Suami
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL