News / Internasional
Rabu, 22 April 2026 | 15:10 WIB
PM Terpilih Hungaria, Peter Magyar sebut akan tangkap Benjamin Netanyahu jika berkunjung ke negaranya. (Instagram/@magyar_peter_official_the_man)
Baca 10 detik
  • PM terpilih Hungaria, Peter Magyar, berkomitmen mematuhi kewajiban ICC untuk menahan Benjamin Netanyahu jika memasuki wilayah Hungaria.
  • Keputusan ini menandai perubahan kebijakan drastis dari pemerintahan sebelumnya yang sempat mengupayakan penarikan keanggotaan Hungaria dari ICC.
  • Langkah Magyar menempatkan Hungaria pada posisi tegas terkait surat perintah penangkapan ICC atas tuduhan kejahatan perang Netanyahu.

Sejumlah negara tetap mempertahankan hubungan diplomatik dengan Israel dan menilai ada aspek hukum lain yang perlu dipertimbangkan.

Prancis misalnya, berpendapat bahwa penangkapan Netanyahu dapat bertentangan dengan perjanjian bilateral yang sudah ada.

Argumen ini merujuk pada Pasal 98 Statuta ICC yang menyebutkan bahwa negara tidak boleh bertindak bertentangan dengan kewajiban internasional lain, termasuk terkait kekebalan diplomatik.

Pandangan serupa juga datang dari sejumlah pemimpin Eropa. Mantan Kanselir Jerman Olaf Scholz pada April 2025 menyatakan bahwa ia tidak membayangkan negaranya akan menangkap Netanyahu.

Italia juga mengambil langkah serupa dengan memberikan perlindungan terhadap pemimpin Israel tersebut.

Load More