-
Tentara Israel melarang 55 siswa Palestina bersekolah dengan memblokade jalan di Umm al-Khair.
-
Pelajar melakukan demonstrasi menuntut hak pendidikan namun dibubarkan oleh pasukan bersenjata dan anjing.
-
Kekerasan pemukim di Tepi Barat meningkat tajam sejak pecahnya perang di wilayah Gaza.
“Tujuan kami jelas dalam tuntutan kami terhadap hak atas pendidikan melalui rute yang aman bagi anak-anak kami, pendidikan yang aman dan diakhirinya pembongkaran di Khirbet Umm al-Khair,” tegasnya.
Situasi keamanan di Hebron selatan semakin memburuk sejak konflik di jalur Gaza kembali memanas.
Aksi vandalisme dan pembakaran infrastruktur warga oleh pemukim radikal kini terjadi hampir setiap hari.
Data PBB menunjukkan lonjakan drastis jumlah warga yang kehilangan tempat tinggal akibat serangan bersenjata.
Penggunaan peluru tajam terhadap warga sipil menciptakan atmosfer ketakutan yang memaksa banyak keluarga mengungsi.
Laporan terbaru mencatat peningkatan insiden kekerasan fisik sebesar 25 persen dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya.
Krisis di Umm al-Khair merupakan bagian dari pola kekerasan di Tepi Barat yang menewaskan lebih dari 1.150 warga Palestina sejak Oktober 2023.
Blokade pendidikan ini terjadi di tengah catatan PBB mengenai 36.000 warga yang terusir dari tanah mereka dalam setahun terakhir.
Pemukiman ilegal Carmel terus memperluas pengaruhnya dengan menutup akses publik demi kepentingan keamanan sepihak pemukim.
Baca Juga: Perdamaian AS - Iran Makin Runyam, Blokade Laut Donald Trump Sampai Samudra Hindia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
KPK Duga Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Lewat Orang Kepercayaannya
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi
-
Sasar Wilayah Tanpa Negeri, 103 Sekolah Swasta di Jakarta Resmi Gratis Mulai Juli Ini!
-
Konvoi Mobil Menteri Israel Tabrak Mati Bocah Palestina yang Lagi Naik Sepeda ke Sekolah
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjualan Phishing Tool, Pelaku Sejoli Asal NTT
-
Tembus Miliaran, Segini Banyaknya Donasi Warga Indonesia yang Sampai ke Iran
-
2 Warga Palestina Ditembak Mati di Sekolah, 1 Korban Anak-anak
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
-
Kawal Program MBG, Komnas HAM Susun Kajian Strategis dan SNP Hak Atas Pangan
-
Jubir KPK Dilaporkan Faizal Assegaf ke Polisi, Eks Penyidik: Indikasi Serangan Balik Koruptor