- Presiden Prabowo berencana meningkatkan frekuensi konser grup K-pop di berbagai kota besar Indonesia guna mendukung ekonomi kreatif.
- Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan rencana tersebut setelah kunjungan kenegaraan ke Seoul, Korea Selatan, pada April 2026.
- Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan kesepakatan ekonomi senilai Rp173 triliun melalui nota kesepahaman dengan pelaku usaha Korea Selatan.
Suara.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar musik Korea atau K-pop di tanah air.
Dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Seoul, Korea Selatan, Presiden Prabowo mengungkapkan rencana strategis untuk memperbanyak intensitas gelaran konser grup idola asal Negeri Ginseng tersebut di berbagai kota besar di Indonesia.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengonfirmasi bahwa rencana tersebut muncul sebagai bagian dari hasil pembicaraan mendalam selama kunjungan kerja di Korea Selatan.
Pemerintah melihat antusiasme besar masyarakat Indonesia terhadap industri hiburan Korea sebagai peluang untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di dalam negeri.
"Kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan ini khusus untuk penggemar K-pop, berencana untuk meningkatkan jumlah konser," kata Menlu Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Peningkatan jumlah konser ini diharapkan tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga menjangkau kota-kota besar lainnya untuk memenuhi dahaga para penggemar yang jumlahnya terus meningkat pesat di Indonesia.
Salah satu momen ikonik dalam kunjungan tersebut adalah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Carmen, salah satu personel grup K-pop Hearts2Hearts (H2H).
Pertemuan yang berlangsung di Seoul pada Rabu (1/4) tersebut menjadi simbol kedekatan personal antara pemimpin negara dengan talenta muda Indonesia yang berhasil menembus pasar global.
Carmen, yang memiliki nama lengkap Nyoman Ayu Carmenita, merupakan sosok fenomenal di industri musik saat ini. Ia tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI) pertama yang berhasil debut di bawah naungan SM Entertainment.
Baca Juga: Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
Sebagai informasi, SM Entertainment adalah salah satu agensi hiburan raksasa di Korea Selatan yang telah melahirkan grup-grup legendaris seperti Super Junior, Girls' Generation, EXO, hingga NCT.
Momen keakraban tersebut juga terekam dalam unggahan di akun resmi media sosial Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.
Dalam dokumentasi tersebut, Presiden Prabowo, Presiden Lee Jae Myung, dan Carmen tampak kompak melakukan simbol jari hati atau finger heart.
Pose ini merupakan gestur ikonik yang sangat populer di kalangan idola K-pop dan para penggemarnya di seluruh dunia sebagai bentuk ungkapan kasih sayang.
Menlu Sugiono menjelaskan bahwa setiap agenda dalam kunjungan luar negeri Presiden Prabowo, termasuk urusan industri hiburan, memiliki tujuan utama untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.
Diplomasi ini tidak hanya berhenti pada level pertemuan formal antarpejabat negara, tetapi juga menyentuh aspek gaya hidup dan kebutuhan generasi muda.
Berita Terkait
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Apa Hambatan dalam Proses Negosiasi?
-
Ungkap Alasan Polisikan Saiful Mujani, Relawan Prabowo: Narasi Makar Ganggu Kerja Presiden!
-
Menlu Sugiono Tegas Tolak 'Pajak' di Selat Hormuz: Langgar Kebebasan Navigasi
-
Kapal Perang AS Lintasi Selat Malaka, Menlu RI: Patroli di Kawasan
-
Siap-siap Nabung! Presiden Prabowo Berencana Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi