News / Nasional
Kamis, 23 April 2026 | 14:03 WIB
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily mendatangi Gedung KPK, Jakarta Selatan. (Suara.com/Dea)
Baca 10 detik
  • Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mendampingi peserta pendidikan P4N mengunjungi Gedung Merah Putih KPK pada Kamis, 23 April 2026.
  • Kunjungan tersebut bertujuan memberikan pembekalan integritas serta pemahaman antikorupsi bagi calon pemimpin nasional dari berbagai sektor lintas profesi.
  • Kolaborasi Lemhannas dan KPK ini diharapkan mampu mencetak pemimpin berintegritas tinggi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Suara.com - Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan untuk mendampingi peserta pendidikan Lemhannas yang mengikuti pembelajaran di KPK.

“Ini adalah cara yang terbaik bagi Lemhannas dan juga bagi KPK dalam konteks penjagaan. Harus menjaga menjawab kita semua untuk menjaga agar korupsi tidak terjadi,” kata Ace di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).

Agenda kunjungan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily merupakan bagian dari rangkaian Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N). 

Kegiatan tersebut bertujuan untuk penguatan nilai integritas dan pemahaman antikorupsi bagi peserta pendidikan Lemhannas. Terlebih, KPK dan Lemhannas menjalin kerja sama dengan KPK sebagai lembaga penegak hukum dan pencegahan korupsi di Indonesia.

“Harapannya nanti ke depan juga bisa berlangsung terus P4N mau melangkah-langkah-langkah lainnya,” kata Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa pada kesempatan yang sama.

“Karena seperti disampaikan Pak Gubernur tadi untuk mencetak pemimpin-pemimpin nasional yang lebih berintegritas, yang terus bisa menjaga integritasnya setelah nanti menjabat lagi di dalam tugasnya masing-masing,” tambah dia.

Program P4N merupakan pendidikan untuk menyiapkan calon pemimpin nasional lintas sektor, baik dari unsur pemerintah, TNI/Polri, maupun kalangan profesional. 

Melalui program ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi kepemimpinan dan kebangsaan, tetapi juga pembekalan terkait tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca Juga: PDIP Tolak Usulan KPK Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol: Dinilai Lampaui Kewenangan

Load More