News / Nasional
Jum'at, 24 April 2026 | 13:54 WIB
Karo Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Baca 10 detik
  • Kementerian Pertahanan mengadakan silaturahmi bersama petinggi TNI dan purnawirawan di Jakarta pada Jumat, 24 April 2026.
  • Pertemuan membahas kebijakan pertahanan nasional, modernisasi TNI, serta perkembangan isu strategis mengenai izin lintas udara dengan Amerika Serikat.
  • Masukan dari para purnawirawan akan dijadikan bahan evaluasi dan pertimbangan untuk penyempurnaan kebijakan pertahanan negara di masa depan.

Suara.com - Karo Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengungkapkan isi pertemuan silaturahmi yang digelar Kementerian Pertahanan bersama petinggi TNI dan para purnawirawan TNI.

Rico mengatakan pertemuan yang digelar dari pagi hingga siang tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi strategis antara generasi aktif dan para senior yang telah memberikan kontribusi besar bagi pertahanan negara.

Melalui forum silaturahmi tersebut, turut dibahas mengenai perkembangan terkini terkait arah kebijakan pertahanan nasional, termasuk strategi pengembangan kekuatan TNI ke depan.

"Sekaligus mendengarkan berbagai masukan dan pandangan konstruktif dari para purnawirawan terhadap dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang," kata Rico usai pertemuan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan menegaskan bahwa kebijakan pertahanan Indonesia tetap berlandaskan pada prinsip konstitusi dan kepentingan nasional, dengan strategi defensif aktif yang berorientasi pada menjaga kedaulatan negara tanpa mengganggu stabilitas kawasan.

"Selain itu juga dibahas berbagai program penguatan postur TNI, baik dari sisi organisasi, modernisasi, maupun pengembangan sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya membangun kekuatan pertahanan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan," kata Rico.

Rico mengatakan silaturahmi yang digelar Menhan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kesinambungan pemikiran strategis antara generasi prajurit aktif saat ini dengan para purnawirawan TNI.

"Sehingga kebijakan pertahanan nasional tetap memiliki akar historis yang kuat sekaligus responsif terhadap tantangan masa depan," kata Rico.

Kementerian Pertahanan menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan secara langsung oleh para purnawirawan yang hadir.

Baca Juga: Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?

"Bapak Menhan Sjafrie Sjamsoeddin juga akan menyampaikan bahwa ini akan menjadi bagian dari proses penyempurnaan kebijakan pertahanan ke depan," kata Rico.

Menhan Sjafrie turut menyampaikan perkembangan terkini perihal overflight access dengan Amerika Serikat (AS).

Perkembangan mengenai izin lintas udara tersebut disampaikan Sjafrie dalam silaturahmi bersama purnawirawan TNI di Kementerian Pertahanan.

"Hal tersebut di-update oleh Bapak Menhan Sjafrie terkait dengan kegiatan yang beliau lakukan, khususnya yang terakhir adalah bersama dengan Secretary of War, Pete Hegseth beberapa waktu yang lalu. Itu disampaikan secara langsung kepada para purnawirawan," kata Rico.

Masukan-masukan yang disampaikan para purnawirawan dalam pertemuan silaturahmi turut menjadi pertimbangan dalam pengembangan kebijakan pertahanan negara.

"Tentunya ini adalah menjadi bagian daripada masukan-masukan dan informasi yang diterima dari para purnawirawan, para senior, dengan harapan ke depannya itu akan menjadi bagian dari evaluasi maupun perbaikan ataupun masukan-masukan input dalam pengembangan kebijakan pertahanan negara," kata Rico.

Load More