Di sisi lain, Iran juga menegaskan bahwa mereka hanya akan melanjutkan pembicaraan jika tekanan dari Amerika Serikat dihentikan.
Perundingan Masih Berlanjut
Meskipun putaran pertama perundingan belum membuahkan hasil, peluang untuk melanjutkan dialog tetap terbuka. Pakistan bahkan disebut siap kembali menjadi tuan rumah untuk putaran berikutnya.
Beberapa laporan terbaru menyebutkan bahwa pemerintah Pakistan terus mendorong kedua negara untuk kembali ke meja perundingan, bahkan ketika situasi masih belum stabil.
Selain itu, pejabat Pakistan juga menyambut baik perpanjangan gencatan senjata sebagai langkah penting menuju negosiasi yang lebih serius.
Hal ini menunjukkan bahwa Islamabad tidak hanya menjadi lokasi pertemuan, tetapi juga aktor aktif dalam menjaga proses diplomasi tetap berjalan.
Dulu Direspon Begini...
Bukan Indonesia yang menjadi lokasi utama perundingan meski sebelumnya, Indonesia sempat menunjukkan kesiapan untuk terlibat aktif dalam upaya perdamaian.
Presiden Prabowo Subianto bahkan menyatakan kesediaannya untuk terbang langsung ke Teheran guna memfasilitasi dialog antara Iran dan Amerika Serikat, meski akhrinya tertolak halus.
Baca Juga: Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS
"Kami menghargai niat baik yang disampaikan oleh Pemerintah Republik Indonesia, tetapi sampai saat ini belum ada langkah berkaitan dengan hal tersebut, dan kami masih belum mengetahui apakah langkah seperti ini dapat berdampak atau berpengaruh atau tidak," kata Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi Senin (2/3/2026).
"Tetapi jika Pemerintah Indonesia ingin melakukan komunikasi dan interaksi dan berbicara dengan pihak Iran, tentu hal tersebut memungkinkan," imbuhnya.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Israel Bersiap Lawan Iran Lagi, Menanti Restu dari AS
-
Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral
-
Cara Culas Prajurit AS Untung Rp6,5 Miliar dari Operasi Penangkapan Nicolas Maduro
-
Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS
-
AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna
-
OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global
-
Tangis dan Amarah Pecah saat Rekonstruksi di Daycare Little Aresha: Bagaimana Kalau Anakmu Digituin?
-
Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna
-
Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah
-
Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas
-
Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar
-
RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan
-
Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati
-
BPJS Kesehatan Beri Kepastian Jaminan Kesehatan Para Petugas SPPG