- Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan bahwa perombakan Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto sepenuhnya.
- Isu reshuffle muncul jelang jadwal pelantikan pejabat baru di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Senin, 27 April 2026.
- Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah melakukan empat kali perombakan kabinet strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan berbagai sektor.
Memasuki reshuffle jilid kedua pada 8 September 2025, perubahan signifikan terjadi di sektor ekonomi dan koperasi. Presiden menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa untuk menduduki kursi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Perubahan juga menyasar Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, di mana Mukhtarudin dilantik menggantikan Abdul Kadir Karding.
Posisi Menteri Koperasi juga mengalami pergantian dari Budi Arie Setiadi kepada Ferry Juliantono.
Selain itu, Presiden Prabowo meresmikan kepemimpinan baru di sektor keagamaan dengan melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah, didampingi Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menteri.
Dinamika kabinet berlanjut pada reshuffle jilid ketiga tanggal 17 September 2025. Pada fase ini, Djamari Chaniago dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan menggantikan Budi Gunawan.
Perubahan juga terjadi di Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan masuknya Erick Thohir menggantikan Dito Ariotedjo.
Sejumlah posisi wakil menteri juga mengalami pergeseran. Afriansyah Noor dilantik sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan menggantikan Immanuel Ebenezer, sementara Rohmat Marzuki mengisi posisi Wakil Menteri Kehutanan.
Farida Faricha juga ditunjuk sebagai Wakil Menteri Koperasi menggantikan Ferry Juliantono yang sebelumnya naik menjadi menteri.
Pada jilid ketiga ini pula, struktur badan-badan strategis dilengkapi. Angga Raka Prabowo dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.
Baca Juga: Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
Badan Gizi Nasional (BGN) diperkuat oleh Sonny Sanjaya dan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil Kepala. Sarah Sadiqa dipercaya memimpin Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Di sisi penasihat, Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian, serta Muhammad Qodari sebagai Kepala Staff Kepresidenan.
Terakhir, pada reshuffle jilid keempat yang berlangsung 8 Oktober 2025, Presiden melantik Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan dan Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri.
Anggito Abimanyu juga mendapat mandat baru sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut dibenahi dengan pelantikan Dony Oskaria sebagai Kepala BP BUMN, didampingi dua wakilnya, Aminudin Maruf dan Teddy Barata.
Untuk memperkuat analisis kebijakan, Dirgayuza Setiawan diangkat sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, serta Agung Gumilar Saputra sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis.
Fokus pembangunan daerah juga menjadi perhatian dengan pelantikan Velix Wanggai sebagai Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.
Ia bekerja bersama sejumlah anggota komite seperti Ribka Haluk, John Wempi Wetipo, Ignatius Yoko Triyono, Juharson Estrella Sihasale, Paulus Waterpauw, Ali Hamdan Bogra, John Gluba Gebze, Yanni, dan Billy Mambrasar.
Berita Terkait
-
Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya