News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 18:36 WIB
Akademisi hubungan internasional, Connie Rukandinie Bakrie. [Abraham Samad Speak Up/YouTube]
Baca 10 detik
  • Connie Bakrie menekankan bahwa kedaulatan ruang udara merupakan hak eksklusif negara sesuai Konvensi Chicago dalam diskusi di Jakarta.
  • Pemberian izin akses militer asing secara menyeluruh berisiko memicu ancaman intelijen dan mengikis kedaulatan pertahanan nasional Indonesia.
  • Pendekatan Rahakundinisme menolak pemberian akses sepihak kepada militer asing demi menjaga martabat dan kedaulatan wilayah udara negara.

“Kita boleh bekerja sama, tetapi tidak boleh menyerahkan langit kita,” ucap dia.

Ia pun mengingatkan bahwa nilai kedaulatan dan martabat bangsa tidak sebanding dengan bantuan keamanan dalam bentuk apa pun.

“Harga diri bangsa jauh lebih mahal daripada bantuan yang mengorbankan kedaulatan,” ujarnya lagi.

Untuk diketahui, kegiatan ini mengundang sejumlah akademisi dan praktisi. di antaranya, Robi Nurhadi, Akademisi Hubungan Internasional Unas Jakarta, Yuda Kurniawan, Dosen Hubungan Internasional Universitas Bakrie, M. Reza Syarifuddin Zaki, Dosen Hukum Internasional Universitas Binus, serta Gian Kasogi, Peneliti Independen Kebijakan Publik dan Good Governance.

Turut hadir sejumlah peserta yakni mahasiswa, akademisi, peneliti dan praktisi hingga masyarakat umum.

Load More