-
Trump klaim wabah virus hanta di kapal pesiar terkendali dengan bantuan tim ahli.
-
WHO konfirmasi lima kasus virus Andes yang bisa menular antarmanusia di kapal tersebut.
-
Tiga orang meninggal dunia sementara pasien lainnya kini dirawat di beberapa negara Eropa.
Pemerintah Amerika Serikat menegaskan komitmen penuh dalam memantau perkembangan kesehatan seluruh penumpang secara berkala melalui respons terpadu.
“Prioritas utama kami tetap pada kesehatan dan keselamatan seluruh penumpang Amerika Serikat,” tulis pernyataan resmi CDC.
“Departemen Luar Negeri memimpin respons terkoordinasi dari seluruh jajaran pemerintah termasuk kontak langsung dengan penumpang, koordinasi diplomatik, dan keterlibatan dengan otoritas kesehatan domestik serta internasional,” tambah pihak CDC.
Presiden Trump menyampaikan bahwa dirinya telah menerima laporan rinci mengenai situasi darurat yang terjadi di kapal pesiar tersebut.
“Ini sangat, kami harap, berada di bawah kendali,” ujar Trump kepada awak media pada hari Kamis.
Krisis kesehatan ini bermula saat kapal pesiar berangkat dari Ushuaia, Argentina pada tanggal 1 April sebelum infeksi mulai terdeteksi.
Virus hanta dikenal memicu gejala berupa demam tinggi, nyeri otot, mual, hingga gangguan perut yang bisa berakibat fatal tanpa bantuan medis.
Meskipun gejalanya berat, otoritas kesehatan memastikan bahwa karakteristik virus ini sangat berbeda dengan pola penyebaran pandemi COVID-19.
Baca Juga: Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat