Melalui role play tersebut, siswa tidak hanya memahami konsep bullying secara teori, tetapi juga merasakan langsung posisi sebagai korban, pelaku, maupun saksi. Metode ini bertujuan menumbuhkan empati, meningkatkan kesadaran emosional, serta melatih keberanian untuk bersikap dalam situasi nyata.
Selain itu, role play membantu siswa memahami dampak perundungan secara lebih mendalam dan mendorong mereka untuk mengambil peran aktif dalam mencegahnya.
Salah satu siswi SRMA 13 Bekasi, Alma, mengaku mendapatkan pengalaman yang membekas dari kegiatan ini.
“Dengan adanya sosialisasi ini ditambah pakai praktek jadi paham gimana enggak enaknya ngebully, tapi juga bisa dihentikan sama lingkungan. Ini jadi pengingat buat kita supaya enggak melakukan hal itu juga,” ungkapnya.
Tak hanya edukasi, kegiatan ini turut menghadirkan aksi nyata kepedulian melalui penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Sebanyak lima penerima manfaat menerima bantuan kursi roda, yakni Eko Yulianto (28) dari Bekasi, Fao (48) dari Bandung, Wilson (33) dari Bekasi, Chelsea (9) dari Ternate yang mengalami jantung bocor, serta Rosada, seorang lansia. ***
Berita Terkait
-
Wamensos Dorong Bandar Lampung Bentuk Kampung Siaga Bencana dan Perkuat DTSEN
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar