Situasi sebuah klinik bidan di Banyuraden, Gamping, Sleman yang diduga menjadi tempat asal 11 bayi yang dievakuasi kepolisian, Selasa (12/5/2026). (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
- Polresta Sleman mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah di Pakem, Sleman, yang dipindahkan dari klinik bidan di Banyuraden.
- Polisi menyelidiki klinik bidan berizin resmi tersebut karena diduga menyelenggarakan praktik penitipan bayi tanpa izin operasional yang sah.
- Sebanyak 11 saksi termasuk bidan dan orang tua bayi telah diperiksa polisi untuk mendalami proses evakuasi bayi tersebut.
Mengenai perilaku sehari-hari, Marwoto menilai bidan tersebut beserta keluarganya memiliki hubungan sosial yang baik dengan warga sekitar.
"Keluarganya bagus-bagus kok, sering ada Jumat Berkah dan sebagainya itu, bagus secara pribadi," tuturnya.
Terkait evakuasi 11 bayi yang dilakukan kepolisian di daerah Pakem, Marwoto mengaku sempat terkejut. Berdasarkan informasi yang ia terima, perpindahan bayi ke wilayah Pakem dilakukan karena adanya urusan keluarga di sana.
Diketahui hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa 11 orang saksi termasuk bidan berinisial ORP, pengasuh, dan beberapa orang tua kandung bayi.
Komentar
Berita Terkait
-
7 Fakta Penemuan 11 Bayi di Sleman, Berawal dari Kecurigaan Warga hingga Biaya Penitipan Rp 50 Ribu
-
Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal
-
Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak
-
Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban
-
RSUD Sleman Rawat Tiga Bayi Kasus Pakem, Perlakuan Selama di Penitipan Jadi Sorotan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa