- Mantan Walikota Arcadia, Eileen Wang, resmi mengaku bersalah atas tindakan spionase sebagai agen ilegal pemerintah China sejak 2020.
- Wang menyebarkan propaganda pro-Beijing melalui portal berita daring US News Center yang menyasar warga keturunan China di AS.
- Akibat perbuatannya, Wang mengundurkan diri dari jabatannya dan kini menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal hingga sepuluh tahun lamanya.
Suara.com - Eileen Wang, mantan Walikota Arcadia, mengguncang dunia politik AS (Amerika Serikat).
Dirinya akhirnya resmi mengaku bersalah karena telah bekerja sebagai agen rahasia untuk pemerintah China tanpa izin resmi dari otoritas Amerika Serikat.
Berdasarkan keterangan Departemen Kehakiman AS (11/5/2026), aksi gelap perempuan berusia 58 tahun ini dilakukan dalam rentang waktu yang cukup lama, yakni dari akhir tahun 2020 hingga tahun 2022.
Selama menjabat dan aktif di komunitas, Wang ternyata menjalankan instruksi dan mempromosikan propaganda pro-Beijing atas perintah dari pejabat pemerintah China.
Hal ini tentu saja melanggar hukum Amerika Serikat karena ia tidak pernah melaporkan statusnya sebagai agen asing kepada pemerintah setempat.
Modus operandi yang digunakan Wang terbilang cukup rapi untuk menjangkau masyarakat keturunan China di Amerika Serikat.
Ia mengoperasikan sebuah situs web bernama US News Center yang seolah-olah berfungsi sebagai portal berita lokal bagi warga Amerika keturunan China.
Namun, nyatanya situs tersebut digunakan sebagai alat untuk menyebarkan narasi yang mendukung Republik Rakyat China (RRC).
Salah satu konten yang paling kontroversial adalah publikasi ulang esai resmi pemerintah China yang membantah adanya tuduhan genosida terhadap etnis minoritas Uighur di wilayah Xinjiang.
Baca Juga: Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China
Dalam menjalankan aktivitas ilegal ini, Wang tidak bekerja sendirian karena ia dibantu oleh seorang pria asal California bernama Yaoning Sun.
Yaoning Sun sendiri sudah lebih dulu dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada Oktober 2025 setelah mengakui perbuatan serupa sebagai agen asing ilegal.
Akibat perbuatannya, Wang kini harus menghadapi konsekuensi hukum yang sangat berat dengan ancaman hukuman maksimal hingga 10 tahun penjara.
Kasus ini memicu reaksi keras dari pemerintah Amerika Serikat karena dianggap sebagai pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat.
"Individu di negara kita yang secara diam-diam melakukan perintah pemerintah asing merusak demokrasi kita," kata Asisten Pertama Jaksa Amerika Serikat Bill Essayli, dikutip dari situs resmi Department of Justice.
"Perjanjian pembelaan ini adalah keberhasilan terbaru dalam tekad kami untuk membela tanah air melawan upaya Tiongkok untuk merusak institusi kami."
Berita Terkait
-
Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Tian Xi Wei Perankan Dua Identitas di Drama China Histori Where the Mask Ends
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada WNI! 28 Kru Kapal Pesiar Tersangka Jaringan Kejahatan Seksual Anak Ditangkap, Disney Terlibat
-
Penggeledahan Kasus Bea Cukai Berlanjut, KPK Amankan Kontainer Berisi Sparepart Kendaraan
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan
-
Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?
-
Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis
-
Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan
-
Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total
-
Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi
-
Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat