- Mantan Walikota Arcadia, Eileen Wang, resmi mengaku bersalah atas tindakan spionase sebagai agen ilegal pemerintah China sejak 2020.
- Wang menyebarkan propaganda pro-Beijing melalui portal berita daring US News Center yang menyasar warga keturunan China di AS.
- Akibat perbuatannya, Wang mengundurkan diri dari jabatannya dan kini menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal hingga sepuluh tahun lamanya.
Selain itu, Asisten Jaksa Agung AS untuk Keamanan Nasional, John A. Eisenberg, menyatakan keprihatinannya terhadap situasi ini.
Menurut catatan Al Jaazeera, ia menegaskan bahwa pejabat publik seharusnya hanya bekerja demi kepentingan rakyat yang mereka wakili. Eisenberg memberikan pernyataan tegas.
"Sangat memprihatinkan bahwa seseorang yang sebelumnya menerima dan melaksanakan instruksi dari pejabat pemerintah RRC kini berada dalam posisi kepercayaan publik, terutama karena hubungan dengan pemerintah asing tersebut tidak pernah diungkapkan,".
Di sisi lain, tim pengacara Wang, Brian A. Sun dan Jason Liang, mencoba melakukan pembelaan dengan menyebut bahwa tindakan kliennya bersifat personal.
Mereka mengklaim bahwa aktivitas media tersebut dilakukan bersama seseorang yang Wang yakini sebagai tunangannya pada saat itu, bukan dalam kapasitasnya sebagai walikota.
"Penting untuk dicatat bahwa perilaku yang mendasari kesepakatan dengan pemerintah ini semata-mata berkaitan dengan kehidupan pribadi Ibu Wang-yaitu platform media yang pernah ia operasikan bersama seseorang yang ia yakini sebagai tunangannya-dan bukan perilaku sebagai pejabat publik terpilih,".
Meski mencoba membela diri, Eileen Wang tetap memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Walikota Arcadia tepat pada hari Senin lalu saat pengakuannya mencuat ke publik.
Skandal ini muncul di tengah situasi geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat dan China. Kasus Wang mencuat tepat ketika Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Presiden Xi Jinping di Beijing untuk membahas isu krusial seperti perdagangan, status Taiwan, hingga konflik global lainnya.
Baca Juga: Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China
Berita Terkait
-
Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Tian Xi Wei Perankan Dua Identitas di Drama China Histori Where the Mask Ends
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim
-
Nadiem Makarim: Malam Ini Saya Operasi, Tapi Siap Dengarkan Tuntutan Jaksa
-
Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya
-
Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium
-
Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak
-
Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang
-
Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden