- Bareskrim Polri membongkar jaringan narkoba sistematis yang beroperasi di dua tempat hiburan malam kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
- Sindikat melibatkan karyawan internal dan narapidana Lapas Cipinang untuk melayani transaksi eksklusif tamu VIP dengan metode Kode Merah.
- Polisi menetapkan 14 tersangka serta menyita barang bukti berupa ekstasi dan vape etomidate hasil dari penggerebekan tersebut.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran narkoba yang beroperasi secara sistematis di dua tempat hiburan malam di Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Menggunakan sandi "Kode Merah", sindikat ini menjajakan ekstasi hingga cartridge vape berisi etomidate khusus untuk kalangan berkantong tebal.
Bisnis haram di tempat hiburan B-Fashion dan The Seven ini dikendalikan secara terstruktur oleh karyawan internal yang bekerja sama dengan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengungkap salah satu aktor kuncinya adalah Dania Eka Putri alias Mami Dania yang menjabat sebagai koordinator Ladies Companion (LC).
Ia berperan sebagai jembatan utama antara pembeli VIP dengan jaringan pengedar.
"Caranya, pengunjung yang ingin membeli cukup menghubungi D ini atau karyawan lain. Narkoba kemudian disiapkan oleh TRE alias Dervin, karyawan pendamping tamu laki-laki, yang mengambil pasokan dari pemasok lain," ujar Eko dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).
Hanya untuk Tamu VIP: Sewa Room Hingga Rp35 Juta
Penyidik menemukan bahwa peredaran ini tidak dilakukan sembarangan guna menghindari endusan aparat. \
Para pelaku menggunakan sistem "Kode Merah", di mana akses pembelian narkotika hanya diberikan kepada tamu kategori VIP yang sudah memesan (pre-order) dan membayar di muka sebelum tiba di lokasi.
Baca Juga: Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar
Akses ke barang haram ini pun dipatok dengan harga selangit. Calon pembeli wajib menyewa ruang karaoke dengan tarif mulai dari Rp10 juta hingga Rp35 juta.
"Ekstasi dijual Rp400 ribu per butir, sedangkan vape berisi etomidate dihargai Rp4,5 juta hingga Rp4,7 juta per kemasan," kata Eko merinci harga barang bukti tersebut.
Modus yang digunakan juga tergolong rapi. Setelah tamu membayar, resepsionis bernama Verah Wita akan meneruskan pesanan kepada staf pelayan bernama Ridwan.
Uniknya, para pelaku tidak menyimpan stok narkoba di dalam gedung untuk menghindari pemeriksaan mendadak. Ridwan bertugas mengambil pasokan dari luar lokasi sesaat setelah pesanan diterima.
Fasilitas privasi tinggi dengan tema khusus disiapkan bagi para pembeli. Dengan operasional 24 jam, tempat ini menjadi magnet bagi kalangan elit.
"Tempat ini beroperasi selama 24 jam, sehingga bisa menarik pengunjung dari berbagai kalangan seperti pengusaha, pejabat dan aparat," ungkap Eko.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026