News / Nasional
Kamis, 21 Mei 2026 | 16:40 WIB
Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Kamis (21/5/2026). [Tangkapan layar]
Baca 10 detik
  • KNKT mengungkap kecelakaan beruntun melibatkan taksi, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terjadi sangat cepat.
  • Jeda waktu antara tabrakan pertama dengan taksi dan benturan KA Argo Bromo Anggrek hanya berlangsung selama 3 menit 43 detik.
  • KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL dalam kondisi sinyal jalur keluar yang masih menunjukkan aspek berwarna hijau terang.

Meski demikian, KNKT menegaskan paparan tersebut masih berupa data faktual awal dan belum sampai pada tahap analisis maupun kesimpulan penyebab utama kecelakaan.

"Pada presentasi saat ini kami hanya menyajikan data faktual, tidak terdapat analisis dan tidak ada kesimpulan terhadap penyebab terjadinya kecelakaan,” tegas Soerjanto.

Ia menambahkan proses investigasi dilakukan dengan prinsip no blame, no judicial, dan no liability yang bertujuan untuk peningkatan keselamatan transportasi tanpa menentukan pihak yang bersalah secara hukum dalam forum investigasi tersebut.

Load More