News / Nasional
Kamis, 21 Mei 2026 | 17:58 WIB
Putri sulung penulis Ahmad Bahar, berinisial F, mengungkapkan kronologi dugaan penculikan dan intimidasi yang dialaminya di markas Grib Jaya. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Anggota organisasi GRIB Jaya menjemput paksa F dari kediamannya di Depok menuju Jakarta Barat pada 17 Mei 2026.
  • F diduga menjadi korban penculikan dan intimidasi oleh Hercules terkait konten media sosial milik ayahnya, Ahmad Bahar.
  • Korban mengalami perlakuan traumatis serta ancaman senjata api sebelum akhirnya mengadu ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan.

Tak berhenti sampai di situ, Hercules juga disebut F sempat mengeluarkan pistol sebagai bentuk intimidasi tambahan.

“Sambil dia mengeluarkan pistol itu kan. Terus, ‘Kamu kalau berani nih, kamu lihat nih ya’, sambil tunjuk-tunjuk. Saya pikir nggak bakal sampai menembakkan gitu kan. ‘Nih saya tembakkan, dor dor’, dua kali dia tembakkan,” jelasnya.

Rangkaian intimidasi itu juga yang akhirnya membawa F mengadu ke Komnas HAM dan Komnas Perempuan.

“Saya merasa ya nggak adil gitu, saya diperlakukan seperti ini. Saya kan juga dari awal udah bilang, saya nggak tahu apa-apa, itu bukan saya, tapi tetap saya disalahkan,” paparnya.

Rencananya, F didampingi sang ayah dan tim kuasa hukum juga akan melaporkan dugaan intimidasi dan penculikan yang ia alami ke Polda Metro Jaya pada Jumat (22/5/2026) besok.

Load More