- Warga Rumpin melakukan Aksi Kamisan ke-910 di Jakarta pada Kamis (4/6/2026) untuk menuntut penyelesaian sengketa lahan.
- Masyarakat memperjuangkan hak atas 1.000 hektare lahan yang diklaim sepihak oleh TNI AU selama hampir dua dekade.
- Aktivitas militer di sekitar permukiman warga Rumpin mengganggu kehidupan sehari-hari serta menghambat berbagai kegiatan sosial masyarakat setempat.
Menurut dia, berbagai aktivitas warga juga kerap mendapat hambatan. Bahkan, kegiatan gotong royong untuk memperbaiki jalan lingkungan tidak luput dari teguran dan somasi.
"Jadi setiap akan membuat jalan ada penjenggalan ada somasi, kami membuat bangunan ada somasi, kami membuat kegiatan ada somasi, bahkan saya kemarin membuat gotong royong menguruk tanah tak lama mereka datang gitu kawan-kawan semua," tuturnya.
Setelah 19 tahun memperjuangkan penyelesaian konflik tersebut, Neneng mengaku warga Rumpin belum sepenuhnya merasakan makna kemerdekaan karena masih harus berjuang mendapatkan keadilan atas tanah yang mereka klaim sebagai hak mereka.
"Jadi kami belum bisa merasakan apa arti sepenuhnya kemerdekaan karena kami masih berteriak mencari keadilan," pungkas Neneng.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan
-
Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian
-
Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
Bawa Jasa Internasional ke Ruang Sidang, Pengacara Anggota BAIS Sebut Kliennya Bukan Kriminal Tulen
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan
-
Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta
-
DPR Setuju Hibah Kapal Induk Italia Umur 40 Tahun: Biaya Rawat Rp101 Miliar, Perbaikan Rp16 Triliun
-
Mengapa Greenpeace Desak Batu Bara Keluar dari Daftar Investasi Syariah?
-
5 Serum Hanasui untuk Mencerahkan Wajah, Memudarkan Flek Hitam Mulai Rp30 Ribuan
-
Andai Lionel Messi Memilih Spanyol
-
Harga Changan Deepal S05 untuk Pasar Indonesia Tembus Rp 500 Jutaan
-
Disinformasi di Ruang Digital Ancam Demokrasi dan Persatuan Nasional, Puan: Negara Harus Hadir!
-
6 Sunscreen Terbaik untuk Wanita di Atas 40 Tahun dengan Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga