Meningkatnya risiko banjir pesisir mendorong para peneliti agar pemerintah dan perencana wilayah memperhitungkan ancaman tersebut dalam pembangunan kawasan pantai. Investasi untuk perlindungan pesisir, seperti tanggul, restorasi ekosistem mangrove, hingga penataan ruang, menjadi semakin penting untuk mengurangi risiko di masa depan.
Di sisi lain, para ilmuwan menekankan bahwa upaya adaptasi perlu dibarengi dengan pengurangan emisi gas rumah kaca. Transisi menuju energi rendah karbon, termasuk pemanfaatan energi surya dan angin, dinilai menjadi langkah penting untuk memperlambat laju pemanasan global sehingga kenaikan permukaan laut tidak semakin cepat.
Meski berbagai negara mulai meningkatkan penggunaan energi terbarukan, para peneliti mengingatkan bahwa dunia belum berada pada jalur yang sepenuhnya aman. Menurut peneliti Tulane University, Andra J. Dangendorf, dampak perubahan iklim memang tidak dapat sepenuhnya dihindari, tetapi masih dapat dibatasi melalui tindakan yang dilakukan sejak sekarang.
Temuan-temuan tersebut memperlihatkan bahwa banjir pesisir bukan lagi sekadar konsekuensi dari cuaca buruk, melainkan salah satu dampak nyata perubahan iklim yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Semakin cepat emisi ditekan dan langkah adaptasi dilakukan, semakin besar peluang untuk mengurangi risiko banjir yang akan dihadapi masyarakat pesisir di masa mendatang.
Penulis: Chairunisa
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Roy Suryo Menang Praperadilan di PN Jaksel, Polda Metro: Status Tersangka dan Penyidikan Tetap Sah!
-
Gerindra Dukung Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter: Sudah Tepat!
-
Buntut Ucapan 'Yang Mulia Takut Ya', Dua Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi
-
Perkuat Demokrasi, Prabowo dan PM Narendra Modi Sepakat Kerja Sama KPU RI-India
-
Mendikdasmen Kritik Perpustakaan Sekolah yang Hanya Jadi Syarat Akreditasi
-
Pekik Takbir di Praperadilan, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Roy Suryo Tidak Sah
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Mahfud MD Sentil Fenomena UU 'Simsalabim', Komisi II DPR Langsung Buka Suara
-
Buntut Kasus Penyekapan di Bandung, Ombudsman Jelaskan Beda Aniaya dan Siksa
-
BGN Janji Benahi Program MBG agar Lebih Tepat Sasaran