- Bupati Sukoharjo periode 2025–2030, Etik Suryani, terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK pada Kamis, 9 Juli 2026.
- Kader PDI Perjuangan tersebut ditangkap bersama sejumlah aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo saat itu.
- Pihak KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terkait kasus yang menjerat Bupati Sukoharjo tersebut di Surakarta.
Sebagai bupati perempuan di Solo Raya, kasus ini menjadi sorotan karena jarangnya kepala daerah perempuan terjerat OTT skala ini.
Kasus OTT Bupati Etik Suryani menjadi pengingat bahwa pemberantasan korupsi tidak pandang bulu. KPK terus menunjukkan komitmennya membersihkan birokrasi dari praktik-praktik yang merugikan negara.
Sementara bagi kader partai politik, termasuk PDIP, ini menjadi pengingat untuk lebih ketat dalam seleksi dan pengawasan calon pemimpin.
Saat ini, masyarakat menunggu perkembangan resmi dari KPK. Apakah Etik Suryani akan ditetapkan sebagai tersangka, dan apa dampaknya terhadap kepemimpinan di Sukoharjo ke depan? Pemerintah daerah kemungkinan akan dijalankan oleh pejabat sementara selama proses hukum berjalan.
Intinya, Etik Suryani adalah politikus PDIP yang sukses melanjutkan dinasti kepemimpinan keluarga di Sukoharjo. Namun, OTT KPK pada 9 Juli 2026 menjadi titik gelap dalam karier politiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi