Organisasi itu juga memperkenalkan kartu skor darurah, yang dirancang untuk membantu ulama, dewan fatwa, dan lembaga keuangan mengevaluasi apakah penggunaan batu bara masih dapat dibenarkan dalam kondisi tertentu secara konsisten dan transparan.
Bisakah keuangan syariah mendukung transisi energi?
Alih-alih terus mendanai batu bara, Greenpeace mendorong sektor keuangan syariah memperbesar pembiayaan untuk transisi energi melalui instrumen seperti sukuk hijau dan skema pembiayaan berkelanjutan.
Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, mengatakan sektor keuangan syariah memiliki peluang besar untuk mendukung pendanaan iklim. Menurutnya, investasi pada energi bersih akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan tetap bergantung pada komoditas yang menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan.
Sementara itu, praktisi ekonomi syariah Hayu Prabowo mengatakan penilaian investasi syariah selama ini masih berfokus pada aspek halal dan haram. Menurutnya, konsep tayyib atau kemanfaatan bagi manusia dan lingkungan juga perlu menjadi bagian dari pertimbangan.
"Investasi syariah tak cukup menghindari larangan, tetapi juga harus memberi manfaat yang luas bagi bumi dan umat," ujarnya.
Indonesia sendiri telah memiliki pengalaman dalam pembiayaan hijau melalui penerbitan sukuk hijau senilai US$1,25 miliar pada 2018. Greenpeace menilai instrumen tersebut menunjukkan bahwa keuangan syariah memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan rendah karbon sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap batu bara.
Penulis: Chairunisa
Baca Juga: Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya
-
DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer
-
Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi
-
Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China
-
Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI
-
Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan
-
Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
-
Ojol Tewas Terlindas Truk usai Tersenggol saat Pindah Jalur di Kemanggisan
-
Apakah Tinted Sunscreen dan Tone Up Sunscreen Sama? Jangan Sampai Keliru