Suara.com - PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki di Indonesia, menunjukkan komitmennya dengan terus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional melalui ekspor perdana All New Ertiga dan NEX II, Senin (22/10), di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Bentuk komitmen Suzuki tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil dari rangkaian komitmen investasi Suzuki di Indonesia.
"Pencapaian ini menjadikan Indonesia sebagai pabrik terbesar ketiga Suzuki di dunia setelah India dan Jepang dan menjadi world mother plant untuk APV dan ERTIGA, GSX 125, GSX 150, Address dan NEX II," kata Airlangga.
Sejak tahun 2014 PT SIM melakukan penambahan investasi sebesar Rp 13,5 triliun dengan membangun pabrik yang mengintegrasikan sistem teknologi manufaktur terkini di Cikarang sehingga PT SIM saat ini memiliki 5 (lima) pabrik dengan total kapasitas produksi menjadi sebesar 214 ribu unit / tahun untuk kendaraan bermotor roda 4 dan 320 ribu unit / tahun untuk kendaraan bermotor roda dua dengan tenaga kerja sekitar 5.800 orang. Dengan demikian total investasi PT SIM telah mencapai Rp 18,4 triliun.
"Hal ini tentunya merupakan sebuah capaian yang membanggakan bagi industri otomotif nasional maupun kita semua karena produk Indonesia bisa diterima dengan baik di Negara tujuan," tambah Airlangga.
Sementara itu, Seiji Itayama, President Director PT SIM mengungkapkan, hari ini sangat bersejarah bagi Suzuki karena ekspor produk terbaru kami, yaitu All New Ertiga dan NEX II mulai dilakukan.
"Dua produk ini merupakan karya anak bangsa yang dibuat di Cikarang dan Tambun dan telah menjadi produk global," ungkapnya.
Kegiatan peresmian ekspor ini juga merupakan dukungan PT SIM atas rencana roadmap 4IR atau Revolusi Industri 4.0 yang dicanangkan Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. Dalam roadmap tersebut, industri otomotif menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi dalam negeri dengan perannya sebagai pemain terkemuka dalam kegiatan ekspor.
Berdasarkan roadmap tersebut, Suzuki telah mengambil langkah besar dengan menunjuk Indonesia sebagai pilar ketiga basis produksi mobil dan motor di dunia setelah Jepang dan India.
Baca Juga: Hore! Bulan Depan 12 Ribu Unit Suzuki All New Ertiga Siap Ekspor
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026
-
5 Mobil Keluarga Harga Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Sony dan Honda Pamer SUV Listrik Afeela di CES 2026: Desain Sporty, Bisa Main PS5
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
5 Motor Yamaha Paling Irit BBM, Cocok untuk Harian dan Dompet Aman
-
Korupsi Haji Bersama Gus Yaqut, Isi Garasi Gus Alex Cuma Ada Mobil MPV Murah dan Motor Sejuta Umat
-
Jadi Tersangka Korupsi Haji, Harta Yaqut Cholil Meroket Setara McLaren usai Menjabat
-
5 Motor Matic Termurah 2026 yang Irit BBM dan Cocok untuk Harian
-
5 Mobil Bekas dengan Cicilan Ringan Buat Karyawan Gaji UMR