Suara.com - Honda Motor Co., Ltd. dan Rakuten Group Co., Ltd. mulai melakukan percobaan demonstrasi dari robot pengiriman otomatis ramah lingkungan.
Percobaan ini dimulai pada 19 Juli – 31 Agustus 2021, dan dilakukan di sekitar asrama Universitas Tsukuba, Jepang dan beberapa jalan umum.
Efek dari pandemi COVID-19 menjadikan kebutuhan untuk pengiriman jarak jauh tanpa kontak fisik meningkat, sedangkan tenaga kerja pengiriman pun terus berkurang. Apalagi, situasi sosial di Jepang terdapat penurunan angka kelahiran dan populasi orang tua meningkat.
Untuk mengatasi masalah tadi, Honda bersama Rakuten meneliti robot pengiriman otomatis yang memanfaatkan teknologi robotika. Penelitian dilakukan Honda, sementara pengetahuan layanan pengiriman dari Rakuten.
Dalam keterangan Honda Global, pada proyek ini Honda memiliki peran dalam pengembangan pesawat dan sistem serta pemeriksaan spesifikasi dan melakukan demonstrasi teknis.
Honda menggunakan Honda Mobile Power Pack sebagai sumber daya. Sementara Rakuten mengambangkan kotak pengantaran produk, lalu dipadu sasis, serta dilengkapi fungsi pengantaran otomatis.h
Eksperimen demonstrasi ini mendapat dukungan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO).
Ke depannya, Honda akan terus berkontribusi untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang berkelanjutan. Caranya dengan memecahkan masalah sosial melalui teknologi robotika dan terus mempromosikan energi terbarukan.
Baca Juga: Kerja Sama Indonesia - Jepang dalam Industri Otomotif Siapkan SDM Teknologi Skala Global
Berita Terkait
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Pesona Penantang Honda GL Pro dari Kawasaki, Hadir dengan Fitur Terkini
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
5 Pilihan Mobil Hybrid Favorit di Indonesia di Kala Harga Pertamax Meroket, Kenali Jenis Penyakitnya
-
Mitsubishi Eclipse Bangkit dari Kubur, Kini Bawa 'Jantung' Elektrik
-
Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Siasati Kenaikan Pertamax, 5 Motor Tangguh yang Iritnya Di Luar Nalar Manusia untuk Harian
-
Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Kejar Kemenangan di Moto3 Portugal