SUARA PEKANBARU - Tim Persija Jakarta gelar acara pertemuan untuk selamatan dan silaturahmi dengan suporternya yaitu the Jakmania. Sebelum bertanding di Liga 1 2023/2024.
Sebelumnya, manajemen Persija Jakarta mengungkap kondisi yang terjadi saat ini yang menimpa Macan Kemayoran.
Dimulai dari sulit menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kembalinya Marko Simic, dan peristiwa matinya listrik Stadion Patriot Candrabhaga saat uji coba melawan Ratchaburi FC.
Hal tersebut langsung diungkap oleh Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca untuk mewakili permintaan maaf tim manajemen kepada the Jakmania.
Ternyata, alasan utama persiapan Persija belum matang dalam menyambut Liga 1 2023/2024. Akibat faktor insiden tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022 kemarin.
Sebagai bentuk permintaan maaf dan menjaga keharmonisannya, Persija akhirnya berinisiatif untuk melakukan silaturahmi dengan the Jakmania.
Gelaran tersebut dilakukan di dekat Sekretariat Pengurus Pusat the Jakmania, di Plaza Festival, Jakarta pada Sabtu (1/7/2023) pukul 10.00 WIB.
Tujuannya untuk menyampaikan berbagai hambatan tersebut dan informasi persiapan Persija untuk Liga 1 2023/2024. Sekaligus menerima ruang aspirasi dari the Jakmania.
Dari pihak Persija yang hadir diwakilkan oleh Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, Direktur Utama (Dirut), Ambono Januarianto dan jajan manajemen lainnya.
Baca Juga: Mengaku Hanya Ingin Lihat-lihat, Nagita Slavina Akhirnya Borong di Mall Hingga 20 Troli
"Tanpa adanya the Jakmania, Persija bukan tim yang kuat. Tanpa kalian mungkin tidak akan terjadi bermain di SUGBK pada pekan pertama (melawan PSM Makassar)," ujar Ambono Januarianto.
Sebelumnya Persija Jakarta hampir gagal tidak bisa menggunakan SUGBK yang disarankan agar bermain di Stadion Madya yang tentu tak akan menampung kehadiran the Jakmania.
"Hampir saja Persija direkomendasikan untuk bermain di Stadion Madya. Mohon maaf, stadion itu tidak akan cukup menampung the Jakmania," jelasnya.
Untuk pihak the Jakmania menghadirkan Ketua Umum (Ketum), Diky Soemarno, jajaran Pengurus Pusat (PP), dan Koordinator Wilayah (Korwil) di daerah Jabodetabek.
Ketum the Jakmania, Diky Soemarno hanya memiliki satu harapan yaitu untuk saling berkomunikasi yang dilakukan manajemen Persija dengan suporternya.
"Hubungan Persija dan Jakmania itu hubungan yang spesial. Apapun masalahnya adalah masalah Jakmania juga. Jadi, semua bisa dikomunikasikan," tegas Diky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU