- kehilangan minat pada hobi dan minat yang pernah Anda nikmati
- penurunan energi atau kelelahan
- kesulitan berkonsentrasi, mengingat, atau membuat keputusan
- bergerak atau berbicara lebih lambat
- kesulitan tidur, terbangun di pagi hari, atau tidur berlebihan
- perubahan nafsu makan atau berat badan
- pikiran tentang kematian, bunuh diri, melukai diri sendiri, atau upaya bunuh diri
Depresi secara umum disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya :
1. Kimia otak
Baca Juga: Faktor-faktor Umum Penyebab 'Lahirnya' Masalah Kesehatan Mental
Mungkin terdapat ketidakseimbangan kimiawi pada bagian otak yang mengatur suasana hati, pikiran, tidur, nafsu makan, dan perilaku pada orang yang mengalami depresi.
2. Kadar hormon
Perubahan hormon estrogen dan progesteron pada wanita selama periode waktu yang berbeda, seperti pada siklus menstruasi, masa nifas, perimenopause atau menopause, semuanya dapat meningkatkan risiko depresi pada seseorang.
3. Riwayat keluarga
Ini berisiko lebih tinggi alami depresi jika seseorang memiliki riwayat keluarga yang mengalami depresi atau gangguan suasana hati lainnya.
4. Trauma masa kecil
Beberapa peristiwa memengaruhi cara tubuh seseorang bereaksi terhadap rasa takut dan situasi yang membuat stres.
5. Struktur otak
Ada risiko yang lebih besar untuk mengalami depresi jika lobus frontal otak seseorang kurang aktif. Namun, para ilmuwan tidak tahu apakah hal ini terjadi sebelum atau sesudah timbulnya gejala depresi.
6. Kondisi medis
Kondisi tertentu dapat menjadi sumber tepercaya menempatkan seseorang pada risiko yang lebih tinggi seperti penyakit kronis, contohnya insomnia, nyeri kronis, penyakit Parkinson, stroke, serangan jantung, dan kanker.
7. Penggunaan zat
Riwayat penyalahgunaan zat atau alkohol dapat memengaruhi risiko seseorag depresi.
8. Nyeri
Orang yang merasakan sakit fisik emosional atau kronis dalam jangka waktu yang lama secara signifikan lebih mungkin mengalami depresi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara