Poptren.suara.com - Siapa yang tidak tahu jamur. Salah satu organisme tumbuhan ini bisa dijumpai di banyak tempat dan selalu menarik untuk jadi bahan omongan. Selain dengan mudahnya dijumpai di hutan, jamur juga mudah ditemukan di tempat lembab, jalan raya, tempat parkir, bahkan di atap rumah.
Perlu diingat, tidak semua jamur aman untuk dimakan karena beberapa jenis jamur bisa sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Penting adanya untuk mengetahui dan memahami jenis-jenis jamur, dan mana yang berbahaya. Dikutip dari beberapa laman tumbuhan, setidaknya ada empat jenis jamur yang beracun dan berbahaya, yaitu :
1. Galerina marginata
Jamur satu ini dikemas dengan amatoksin yang mengganggu hati dan ginjal. Apabila dikonsumsi akan sebabkan gangguan pencernaan yang parah, kegagalan organ, dan bahkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. Keracunan fatal akibat jamur ini karena orang salah mengira sebagai jamur halusinogen. Galerina marginata banyak ditemukan di belahan bumi utara dan umumnya tumbuh dalam kelompok kecil di atau dekat kayu konifer.
2. Pholiotina rugosa
Jamur jenis ini sama seperti Galerina marginata, jenis jamur yang ering dikira sebagai jamur halusinogen. Nyatanya efek dari jamur ini jika dimakan sangat berbahaya karena tutup coklat berbentuk kerucut mereka sering disalahartikan sebagai Psilocybe, atau jamur ajaib.
Setelah enam hingga 24 jam jamur masuk ke perut, orang yang menelannya akan alami beberapa gejala gastrointestinal yang sangat buruk. Selain itu seringkali pada awalnya efek dari jamur ini dianggap sebagai keracunan makanan. Kemudian dengan cepat diikuti oleh gagal hati, yang apabila semakin parah, akan sebabkan kematian.
3. Amanita phalloides
Jamur ini sering disebut dengan "death cap" atau topi maut, karena dapat mematikan manusia dalam waktu beberapa hari setelah dikonsumsi. Laman Discover Wild Life menuliskan jamur ini memiliki racun yang sangat kuat dan tidak bisa dimasak atau dimakan dalam bentuk apa pun. Artinya, jika tertelan maka bisa menyebabkan gagal hati, gagal ginjal, dan kematian.
Baca Juga: Nasi Ayam Jamur Teriyaki, Simpel dan Cocok untuk Sajian Makan Siang Keluarga
4. Gyromitra
Jamur jenis ini banyak ditemukan di hutan dan memiliki bentuk yang unik. Dengan tutup yang menyerupai otak dan batang putih krem yang sangat mirip dengan jamur morel yang bernilai tinggi. Jamur ini mengandung racun yang dapat menyebabkan mual, pusing, dan bahkan kematian jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Jamur yang sering disebut jamur morel palsu ini memiliki kandungan yang mematikan yaitu toksin gyromitrin, dimana ketika toksin tersebut masuk ke dalam tubuh akan terurai menjadi senyawa beracun. Senyawa tersebut bekerja pada sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan berbagai gejala neurologis dan gastrointestinal yang tidak menyenangkan bahkan kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Persib Bandung Diharapkan Wagub Mampu Mendulang Prestasi di Level Internasional
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
-
Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Bolehkah Kurban Satu Kambing untuk Sekeluarga Saat Iduladha? Ini Hukumnya
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Obligasi Daerah Disebut Bisa Selamatkan APBD, Tapi Apakah Aman untuk Sumsel?
-
Spons Basah atau Kering, Mana yang Paling Bagus untuk Apply Foundation?
-
Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital