PURWASUKA – Sejumlah pedagang memutuskan untuk mengosongkan lapaknya di Pasar Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Artinya, para pedagang ini ikut dalam kebijakan relokasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang.
Mereka mulai pindah ke Pasar Proklamasi pada Minggu (11/12/2022). Pindahnya para pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklmasi ini disambut baik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri.
Aceop mengatakan, sejumlah pedagang ini mulai memindahkan lapaknya ke Pasar Proklamasi sejak Jumat (9/12/2022). Diharapkan, perpindahan pedagang ini bisa berjalan lancar tanpa ada konflik seperti yang terjadi pada Rabu (7/12/2022).
“Perpindahan PKL sudah berjalan sedang di inventarisir tinggal masuk-masuk dan pergerakannya masuknya apakah hari Jumat, Sabtu, atau Minggu dan mudah-mudah tidak terjadi kejadian-kejadian seperti kemarin semua kondusif, pindah dengan sendirinya,” katanya.
Disebutkannya, pedagang yang pindah bukan hanya yang berada di luar Pasar Rengasdengklok saja, tetapi pedagang di dalam pasar tradisional pun turut serta.
Acep mengklaim, para pedagang yang memutuskan untuk berpindah ini menyadari kebijakan Pemkab Karawang yang ingin menata pasar agar jauh lebih baik.
“Dan tidak hanya pedagang kaki lima tapi pedagang yang di dalam juga menyadari bahwa kebijakan pemerintah daerah itu dalam rangka membuat Rengasdengklok lebih baik lagi,” katanya.
Sementara itu, Damang dan Ceong sebagai Pedagang Pasar Tradisional Rengasdengklok yang berjualan kangkung nampak terlihat sudah mulai berjualan di pasar proklamasi Rengasdengklok meski suasana masih terlihat sepi tetapi mereka sudah berjualan duluan.
“Jadi permasalahannya begini, antisipasi biar orang-orang tertarik dan ini inisiatif saya sendiri, karena ini kan program pemerintah kita tidak mengelak dan pasar lama itu mah biar aja dari pada kita digusur sama beko, kita mah nurutin pemerintah aja,” katanya mengutip dari Pojoksatu.id.
Baca Juga: Momen Kaesang Bercanda di Pelaminan, Langsung Dicolek Ibu Negara saat SBY Datang Bersalaman
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature