PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar acara bahtsul masail diniyah di Kebumen di Pesantren Al-Kahfi, Somalangu pada 27-28 Februari 2023.
Ketua PWNU Jawa Tengah HM Muzamil mengatakan, PCNU Kebumen siap menjadi tuan rumah bahtsul masail diniyah, yakni di Pesantren Al-Kahfi Somalangu.
Wakil Sekretaris LBM Nahdlatul Ulama Jawa Tengah KH Shofiyyullah Zuhri memaparkan, ada empat as'ilah (masalah) yang akan dibahas di Kebumen.
2 as'ilah masuk komisi waqi'iyah dan 2 usulan as'ilah lain masuk komisi maudlu'iyah.
4 usulan masalah itu diharapkan bisa tuntas dibahas di Al-Kahfi yang merupakan salah satu pesantren tertua di Indonesia.
4 masalah yang bakal dibahas itu, menurutnya sangat urgen, krusial, dan mendesak yang tengah terjadi di tengah-tengah masyarakat. NU harus mampu hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan, termasuk mencari dasar hukum, agar masyarakat tidak ragu menjalankan aktivitasnya.
Adapun masalah yang bakal dibahas di Komisi Waqi'iyah sebagai berikut
Kebutuhan Lahan Parkir Masjid (PC LBMNU Kota Tegal)
Gambaran umum masalah
Baca Juga: Jadi Perhatian Banyak Pihak, Begini Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Depan Stadion Jatidiri
Sebuah masjid yang terletak tepat di pinggir jalan raya berencana membuat tempat parkir untuk para jamaah.
Namun ada beberapa pertimbangan untuk pengambilan kebijakan itu,
Tanah untuk tempat parkir itu direncanakan berada pada area masjid lama. Masjid tersebut akan dialihkan di bangunan baru dari wakaf baru di sebelah selatan, lebih jauh dari jalan raya.
Kondisi bangunan baru dinilai sudah sangat layak untuk para jamaah.
Lahan parkir tersebut yang akan dibangun itu kemungkinan besar juga dimanfaatkan oleh selain jamaah, seperti orang yang menginginkan singgah sejenak saat perjalanan karena terletak tepat di samping jalan.
Status tanah dari masjid lama juga tidak jelas sebab sudah tidak lagi ditemukan saksi. Hanya ditemukan sertifikat yang kurang dapat dipercaya. Sebab dalam sertifikat tertulis tahun pewakafan adalah 1951. Namun saat itu, menurut informasi, pewakaf yang tercatat sudah meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia