Ranah - Artis sekaligus kakak kandung Krisdayanti, Yuni Shara ternyata membangun sekolah khusus untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Sekolah itu bernama PAUD Cahaya Permata Abadi yang beralamat di Jalam Samadi No.9 Pesanggarahan, Kota Batu, Malang, Jawa Timur.
Dikutip dari suara.com, ternyata PAUD ini dikelola Yuni Shara semenjak delapan tahun lalu dan membangunnya mulai dari nol.
Bahkan Yuni Shara mencari sendiri lokasi kontrakan yang digunakan sebagai sekolah serta tenaga pengajar yang berkualitas untuk sekolahnya.
SPP Sekolah PAUD Cahaya Permata Abadi Milik Yuni Shara
Yuni Shara merupakan sosok orang yang sangat peduli terhadap pendidikan anak dari keluarga yang kurang mampu.
Oleh karenanya, PAUD Cahaya Permata Abadi ini hanya mematok SPP sebesar Rp3.500 saja. Tak hanya membayar dengan uang, sekolah Yuni Shara ini juga menerima pembayaran dalam bentuk sayuran dan buah-buahan.
Hal ini bertujuan untuk meringankan biaya oleh para orang tua yang kurang mampu untuk tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak untuk anaknya.
Terakreditas A dan Memiliki Fasilitas Lengkap
Meskipun biaya SPP PAUD Cahaya Permata Abadi bisa dikatakan sangatlah murah, namun Yuni Shara tidak menghiraukan fasilitas-fasilitas yang harus didapatkan oleh para siswa.
Sekolah ini menyediakan berbagai fasilitas seperti halaman luas, taman bermain, ruang aula, ekstrakulikuler dan masih banyak lainnya.
Bahkan PAUD Cahaya Permata Abadi telah mendapatkan akreditasi A serta memiliki lebih dari 100 murid dan 14 tenaga pengajar lulusan sarjana dengan spesifikasi pendidikan anak usia dini.
Telah Memiliki Gedung Sekolah Sendiri
Mengutip dari Instagram Yuni Shara, kini PAUD Cahaya Permata Abadi telah memiliki gedung sekolahnya sendiri.
"Akhirnya PAUD @cahayapermataabadi memiliki gedung sekolah sendiri. Bismillah.. Selamat belajar di tempat yang baru anak-anakku, Semoga semakin giat dan rajin Belajar nya, Semakin bahagia dalam melakukan berbagai aktifitas bermain. Juga selalu semangat untuk para guru yang mempunyai keluasan hati," tulis Yuni Shara, Kamis (12/5/2022).
Berita Terkait
-
MBG Bakal Ditarik dari Sekolah Elit, Fokus Daerah Terpencil
-
Menjaga Pengetahuan yang Tumbuh di Hutan: Cerita Sekolah Adat Manusela Mengenalkan Obat Kampung
-
Dari Karaoke hingga Program Hadiah, Ini Cara Seru Habiskan Liburan Sekolah Bersama Anak di Mal!
-
Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat
-
Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara
-
Mahasiswa Unair Desak Pemerintah Jalankan 7 Tuntutan Ekonom
-
Tito Karnavian Siap 'Tempur' Bahas RUU Pemilu: Apa Pun Skenarionya Kami Siap
-
Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM
-
Kredit Perbankan Sumsel Melonjak 10,54 Persen, Dunia Usaha Masih Percaya Diri
-
Makeup Sulit Flawless? Ini 7 Kesalahan Pakai Cushion yang Sering Dilakukan
-
Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional
-
Bank Sumsel Babel Dorong Olahraga dan Gaya Hidup Sehat Melalui Turnamen Minisoccer Palembang
-
Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Tertutup di Istana
-
Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?