SUARA SEMARANG - Ramai tuntutan Aremania untuk aparat menetapkan tersangka dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 100 orang, namun kini PSSI menjatuhkan sanksi ke Panitia elaksana (Panpel) Arema FC.
Tak ada tersangka yang ditetapkan hingga Selasa (4/10/2022) oleh polisi, hanya Kapolres Malang yang dicopot dan dimutasi dari jabatannya serta para petinggi Brimob terkait tragedi Kanjuruhan Sabtu-Ahad (1-2/2022) kini PSSI jatuhkan sanksi ke Panpel Arema FC.
Melansir Antara, Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing menjatuhkan sanksi kepada Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris usai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan banyak Aremania karena gas air mata polisi di dalam stadion.
PSSI menjatuhkan hukuman pada Abdul Haris, yakni dilarang untuk beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup, usai tragedi Kanjuruhan.
Meskipun beberapa waktu sebelumnya Abdul Haris menyebut agar laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya diubah jam tanding pada sore hari namun tak digubris PSSI dan PT LIB.
Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin Tobing punya jurus untuk menghukum ketua panitia pelaksana pertandingan Abdul Haris.
"Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup," kata Erwin Tobing seperti dimuat Antara, Selasa (4/10/2022).
Erwin Tobing bilang, seorang panitia pelaksana pertandingan harus siap terlebih dalam laga besar antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya tersebut.
Dia disebut harus sangat cermat dan bisa mengantisipasi seluruh kemungkinan yang terjadi.
Baca Juga: Mataram Is Love, Ratusan Suporter Persis Solo Penuhi Undangan Brajamusti dan Ngluruk ke Yogyakarta
Menurutnya, dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut, ketua Panpel Arema FC dinilai tidak melakukan tugasnya dengan baik, tidak cermat.
Dia disebut gagal mengantisipasi kerumunan orang yang masuk ke lapangan.
"Padahal ada steward. Ada hal-hal yang harus disiapkan, pintu-pintu seharusnya terbuka," ujarnya.
Selain memberikan sanksi seumur hidup tidak lagi bisa beraktivitas di lingkungan sepak bola, ada hukuman lain.
Penanggung Jawab Pintu Kanjuruhan
Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi serupa kepada Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno.
Berita Terkait
-
PSSI: Polisi Tahu Gas Air Mata Dilarang, Tapi...
-
Penghiburan dari Timnas U-17 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Kemenangan 14-0 Kontra Guam
-
Timeline Tragedi Kanjuruhan: Awal Permohonan Jadwal Liga Dimajukan hingga Kapolres Malang Dicopot
-
Tegas! Ketua Panpel Arema FC Dilarang Seumur Hidup Beraktivitas di Sepakbola
-
Tim Persebaya Gelar Sholat Gaib di Masjid Al-Akbar Surabaya Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'