Suara.com - Pembalap MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez secara tegas menolak tawaran untuk tampil di ajang balapan legendaris Isle of Man TT.
Ia tegas menolak ajakan tampil di ajang balapan yang digelar di wilayah Britania Raya itu dan tak mau mengikuti jejak rivalnya di MotoGP, Valentino Rossi.
Seperti diketahui, The Doctor, julukan Valentino Rossi pernah melahap satu putaran ajang balap tahunan itu medio tahun 2009.
Selain Valentino Rossi, legenda MotoGP asal Italia lainnya, yaitu Giacomo Agostini juga pernah menjajal balapan agung tersebut.
Mengenai alasan penolakannya, pembalap yang memperkuat tim Repsol Honda itu mengaku enggan mempertaruhkan nyawanya.
"Saya menghormati para pembalap di ajang itu tapi saya sama sekali tak berminat," ujar Marc Marquez.
Lebih lanjut, ia sebenarnya juga sering menonton balapan tersebut dan mengaku menikmatinya namun ia tak mau mati konyol bertaruh nyawa di ajang tersebut.
"Saya menikmati perlombaan itu namun untuk bertarung di ajang itu, saya perlu bertaruh nyawa," tambahnya.
Seperti diketahui, ajang balapan Isle of Man TT adalah balapan legendaris yang sudah digelar sejak lebih dari 100 tahun yang lalu.
Baca Juga: Tiga Alasan Duet Pol Espargaro-Marc Marquez Bisa Bikin MotoGP Makin 'Ribut'
Meski sudah lama digelar, namun predikat sebagai balapan berbahaya tak pernah lepas dari lomba balap motor yang biasanya digelar di Inggris hingga Irlandia itu.
Sebagai catatan, hingga tahun 2019 silam, jumlah pembalap yang meregang nyawa pada ajang lomba Isle of Man tersebut mencapai 151 orang.
Dengan korban jiwa sebanyak itu, pantas saja jika juara bertahan MotoGP itu jiper dan tak mau mati konyol di ajang Isle of Man TT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang