Suara.com - Grand Master Cerdas Barus akhirnya memperkuat tim PON Papua guna membuka peluang untuk mendulang medali emas sebanyak mungkin.
Manajer tim catur Papua Haji Ariadi di Jayapura, Selasa (7/9/2021), mengatakan dengan hadirnya Grand Master Cerdas Barus, timnya semakin kuat.
"Di Indonesia, pecatur yang bergelar Grand Master masih bisa dihitung dengan jari, mungkin hanya beberapa orang seperti Utut Adianto, Susanto Megaranto, Novendra dan Cerdas Barus sendiri," katanya seperti dilansir Antara.
Menurut Ariadi, pihaknya berharap raihan emas semakin banyak, jika bisa minimal setengah jumlah medali emas yang diperebutkan.
Sementara itu, Ketua Harian Percasi Papua Ventje Ropa mengatakan pihaknya menyampaikan rasa optimistis dengan kehadiran Grand Master Cerdas Barus.
“Kami berharap, minimal target raihan emas tercapai, syukur-syukur lebih, di mana ada 15 medali emas yang akan diperebutkan, kalau bisa setengah itu milik Papua," katanya.
Senada dengan Ventje Ropa, Sekum Percasi Papua Banjir Ambarita mengatakan Grand Master Cerdas Barus tidak asing lagi di dunia catur Indonesia, dan termasuk salah satu pecatur yang disegani karena kualitas permainannya yang masih bagus serta masuk jajaran papan atas.
“Kami bersyukur, Cerdas Barus bergabung dalam tim catur Papua, di mana akan membangkitkan semangat, karena ada pemain bergelar Grand Master, tentu hal tersebut membuka peluang besar untuk meraih medali emas,” katanya.
Dia menambahkan kualitas permainan Cerdas Barus masih mumpuni, terbukti dalam beberapa turnamen yang diikuti, masih menunjukkan kemampuannya, buktinya dalam turnamen Piala MPR Juni lalu, masih bertengger di papan atas, padahal rata-rata pemain yang ikut adalah pecatur muda usia 20-30 tahunan.
Baca Juga: Di Hadapan Tokoh Masyarakat, Mahfud Ingin PON Juga Majukan Papua
Berita Terkait
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa
-
Ringankan Beban Orang Tua, Program Pendidikan Gratis Gubernur Meki Nawipa Disambut Positif
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Libas Unggulan Kedua, Janice/Eala Maju ke Semifinal Abu Dhabi Open 2026