Suara Sumatera - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencabut perlindungan terhadap Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.
Pencabutan perlindungan terhadap Richard Eliezer ini gara-gara tayangnya wawancara eksklusif Rosiana Silalahi dengan Eliezer di Kompas TV.
Bagi LPSK tindakan Richard Eliezer meladeni wawancara jurnalis tanpa izin dari LPSK adalah pelanggaran dari persyaratan perlindungan.
Pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan menuturkan, pencabutan perlindungan terhadap Eliezer bisa berakibat terhadap keamanan Eliezer.
"Kan yang butuh itu perlindungan terhadap JC. Itu yang penting. Bayangin kalau sampai terjadi sesuatu sama Icad, siapa yang tanggung jawab?" ujar Asep dikutip dari Youtube Metro TV.
Asep pun menyalahkan media yang mewawancarai Eliezer secara eksklusif.
"Ini kan gara-gara ya maaf ya kejar rating atau popularitas dari media tersebut. Jangan gitu caranya dong," ujarnya dengan nada tinggi.
Menurut Asep hampir semua media memang ingin mendapatkan wawancara dari Richard Eliezer namun ia meminta untuk menunggu dan wawancara secara bersamaan.
"Kalau sekarang dengan cara eksklusif media tersebut ingin menonjol lebih dulu, yang korban sekarang Icad. itu perjuangan emak-emak. Hanya gara-gara kepentingan satu pihak media tersebut dan jurnalis tersebut, sekarang jadi korban Icad. Sia-sia perjuangan kami," tegas dia.
Baca Juga: 4 Alasan Janda Tidak Mau Menikah Lagi, Seperti Nafa Urbach Sekarang?
Berita Terkait
-
Status Perlindungan Dicabut LPSK, Gimana Nasib Keamanan Bharada E?
-
Pengacara Sebut Pencabutan Perlindungan Terhadap Eliezer oleh LPSK Mengintervensi Kemerdekaan Pers
-
LPSK Cabut Status Perlindungan, Bharada E Tetap Ditahan di Rutan Bareskrim Polri
-
Penasihat Hukum Sayangkan Pencabutan Perlindungan LPSK Terhadap Eliezer
-
Perlindungan Dicabut, LPSK Serahkan Tanggung Jawab Keselamatan dan Keamanan Bharada E Selama Dibui ke Ditjen PAS
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia