Suara Sumatera - Puspom TNI menetapkan Kabasarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi (HA) sebagai tersangka kasus suap proyek di Basarnas. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Koorsmin Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto (ABC).
"Puspom TNI meningkatkan tahap penyelidikan kasus ini ke tingkat penyidikan dan menetapkan kedua personel TNI atas nama HA dan ABC sebagai tersangka," kata Komandan Puspom TNI Marsekal Muda TNI Agung Handoko melansir Antara, Selasa (1/8/2023).
Agung Handoko menjelaskan penetapan tersangka ini berdasarkan hasil pemeriksaan kepada mereka dan para saksi dari pemberi suap. Dirinya mengatakan bahwa Henri dan Afri ditahan.
"Ditahan di Instalasi Tahanan Militer milik Puspom TNI AU di Halim Perdanakusuma," ujarnya.
Pemeriksaan terhadap Afri telah rampung dilakukan. Sedangkan pemeriksaan terhadap HA sampai saat ini masih berlangsung.
Hasil pemeriksaan diketahui bahwa MR atau Marilya menyerahkan uang hampir Rp 1 miliar kepada Afri pada 25 Juli 2023. Uang itu diserahkan di parkiran Bank BRI Mabes TNI AL, Jakarta.
"Sepengakuan ABC, uang itu adalah profit sharing atau pembagian keuntungan dari pekerjaan pengadaan alat pencarian korban reruntuhan yang telah selesai dikerjakan oleh PT IGS," ungkapnya.
Diketahui, PT IGS merupakan pemenang tender pengadaan alat dari Basarnas. Sedangkan MR merupakan Direktur Utama PT IGS. Profit sharing hanya istilah dari pribadi ABC untuk memperhalus bahasa suap.
"ABC menerima Rp 999.710.400 dari Marilya atas perintah Kabasarnas. Perintah itu ABC terima pada 20 Juli 2023 dan disampaikan secara langsung," jelasnya.
Keduanya dipersangkakan dengan Pasal 12 a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Baca Juga: Tak Hanya Anies Baswedan, Prabowo Subianto pun Kritik Sistem Pendidikan Masa Jokowi
Berita Terkait
-
Danpuspom TNI Ungkap Letkol Afri Terima Duit Suap Atas Perintah Kabasarnas Henri
-
Meski Libatkan Perwira TNI Aktif, Pakar Sebut Kasus Suap Kabasarnas Seharusnya Diproses Peradilan Umum
-
Aturan Perwira TNI/Polri Duduki Jabatan Sipil
-
Jokowi Terkait Polemik OTT KPK di Basarnas: Masalah Koordinasi
-
Dirdik Brigjen Asep Guntur Pilih Mundur usai Pimpinan KPK Minta Maaf soal Korupsi Kabasarnas
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda