Suara Sumatera - Persoalan perebutan saham perusahaan taksi Blue Bird, yang melibatkan keluarga Indra Priawan, suami Nikita Willy, menyimpan kisah mengerikan.
Mintarsih, tante Indra Priawan, menuntut hak kepemilikan sahamnya di perusahaan Blue Bird, yang didirikan orang tuanya.
Sebenarnya kisruh masalah saham ini sudah terjadi sejak tahun 2001 lalu. Namun Mintarsih baru berani melapor ke polisi di tahun 2023 ini.
Mintarsih mengaku baru berani melapor setelah sekian lama karena sebelumnya menerima teror penculikan.
"Mereka (polisi) mengatakan bahwa masalah pemegang saham yang satu lagi (kasus lain) yang sampai dipukul dan ada visum itu sudah heboh di kalangan kepolisian. Jadi itu memang sudah diketahui. Akhirnya saya menambahi, dari saya juga ada masalah penculikan," ujar Mintarsih dalam tayangan YouTube Intens Investigasi, Sabtu (30/9).
Mintarsih mengatakan, para penculik pernah membuat pernyataan terkait insiden tersebut. Namun terjadi sebuah peristiwa mengerikan.
"Penculikan itu sudah ada bukti-bukti bahwa penculik-penculik juga membuat pernyataan. Tapi kenapa saya tidak melaporkan? Karena pada saat saya hendak melapor, saya diminta membawa notulen rapat. Namun, notulen rapat itu datang, notulen rapat itu ditabrak dan tewas," ungkapnya dengan kesedihan.
Mendapati situasi itu, Mintarsih ketakutan karena merasa nyawanya sedang terancam. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk tidak melaporkan kasus tersebut ke polisi.
"Akhirnya saya menjadi takut untuk melapor ke polisi. Saya tidak melapor ke polisi bukan karena alasan tertentu, melainkan karena saya menganggap kekejamannya sangat parah. Saya merasa tidak berdaya dan tidak berani berbuat apa-apa. Saya baru mengetahui tentang masalah ini setelah waktu yang cukup lama, karena kejadian ini terjadi pada tahun 2001," jelas Mintarsih.
Baca Juga: Klasemen Medali Asian Games 2022: Indonesia Melorot ke Peringkat 12
Mintarsih sangat menyesal dan merasa sedih atas kejadian tersebut. Dia tidak pernah menyangka bahwa masalah saham dalam keluarganya bisa berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
Berita Terkait
-
China Pegang Saham Kereta Cepat Indonesia, Segini jumlahnya
-
Pemegang Obligasi Tolak Hasil RUPO Waskita Karya, Nasib Sahamnya Bagaimana?
-
Belum Bisa Tenang, Waskita Karya Kembali Hadapi Gugatan PKPU
-
Keluarga Suami Nikita Milly Dituding Dalang Penculikan hingga Melenyapkan Nyawa: Notulen Rapat Ditabrak dan Tewas!
-
Kapan Stock Split Saham BBNI, Simak Jadwal Lengkapnya di Sini
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib
-
Tak Hanya Anak, Vaksin Campak Kini Bisa Digunakan Orang Dewasa
-
Harga Plastik Melambung, Pameran Jogja Food & Beverage Expo 2026 Jadi Momentum UMKM Cari Alternatif
-
Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Menyusuri Luka dan Alasan untuk Bertahan
-
Gaji UMR dan Ilusi Hidup Layak: Realitas yang Kini Mulai Saya Sadari
-
Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%
-
Fakta- fakta Penyebab Harga Plastik Melonjak Drastis
-
Buku Saku 0%, Cara Pemerintah Jelaskan Transformasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan
-
KPK Cecar Saksi Soal PBB PT Wanatiara Persada Hingga Aset Tersangka Kasus Pajak Jakarta Utara
-
Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?