SuaraTasikmalaya.id - Satu barang bukti yang diduga dipakai mendiang Brigadir J saat hari pembantaian berhasil diamankan seseorang.
Bahkan sosok penting ini mengklaim jika barang bukti tersebut akan diperlihatkan kepada hakim dengan berbagai konsekuensi yang mungkin akan didapatkannya.
Diduga, barang bukti tersebut masih terdapat darah Brigadir J yang sudah mengering.
Anehnya barang bukti penting yang diduga didapatkan dari lokasi kejadian, bisa berada jauh dari TKP Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Barang bukti itu diduga dipakai Brigadir J saat nyawanya dirampas paksa Ferdy Sambo dan anak buahnya.
Terkait barang bukti yang berlumur darah Brigadir J itu, disebut-sebut saat ini adalah penguasan keluarga Brigadir J.
Dan kabarnya keluarga almarhum membawa barang bukti penting yang diduga dipakai Brigadir J di hari akhirnya, berupa sandal berdarah.
Tentang barang bukti sandal berdarah ini diungkap saksi pelapor, Kamaruddin Simanjuntak.
Kamaruddin Simanjuntak ini merupakan sosok penting di balik terbongkarnya kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Merasa Tak Digubris, Denise Chariesta Semakin Berani Unggah Foto Bareng Regi Datau: Sakit Hati Ya?
Dirinya mengklaim pihaknya membawa sandal yang diduga dipakai oleh Brigadir J saat hari eksekusi pada 8 Juli 2022 lalu.
"Kami bawa sandal masih berdarah-darah. Ini barang buktinya kami bawa," ujar Kamaruddin ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dia mempertanyakan barang bukti sepenting itu tidak pernah bisa dihadirkan penyidik,
"Karena selama ini penyidik tidak pernah kooperatif, apalagi ini barang bukti ini di mana, tidak tahu. Inilah yang diduga dipakai almarhum pada saat pembantaian," kata Kamaruddin.
Kamaruddin sagat heran, seharusnya kata dia, barang bukti krusial itu disita oleh penyidik.
Akan tetapi dalam kasus ini menurut Kamaruddin, penyidik tidak kooperatif dalam melakukannya.
Berita Terkait
-
Mendiang Brigadir J Terbongkar Lakukan Hal Ganjil, Pistol Sudah Diarahkan, Ajudan Ferdy Sambo Dibuat Ciut
-
Disebut Tua dan Kalah Cantik, Istri Ferdy Sambo Beri Reaksi Menohok ke JPU: Bisa Jadi Bu Putri yang Melecehkan Brigadir J
-
Diduga Hasrat Memuncak Putri Candrawathi yang Tak Dapat Kepuasan dari Brigadir J: Gak Kebayang Malunya Ferdy Sambo sampai ke Ubun-Ubun
-
Pengakuan Sopir Ambulans yang Membawa Jenazah Brigadir J: Hanya Pakai Baju dan Wajah Ditutupi Masker
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Gak Ada Takut-takutnya, Benjamin Netanyahu ke Sidang Umum PBB Meski Terancam Ditangkap
-
Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional