- Candi Borobudur kini didokumentasikan secara digital menggunakan teknologi drone 360.
- Pemetaan spasial ini mengombinasikan teknologi drone 360 dan sistem kecerdasan buatan.
- Rekaman lewat teknologi drone 360 menjadi arsip jangka panjang UNESCO.
"Melalui Project ETERNAL ini, kami berharap warisan seperti ini dapat terus dilestarikan dalam bentuk digital dan diwariskan kepada generasi mendatang," tambahnya.
Sebagai salah satu situs Warisan Dunia UNESCO, candi ini terus menghadapi tantangan kelestarian yang cukup masif dari waktu ke waktu.
Beberapa ancaman nyata yang dihadapi meliputi proses pelapukan batuan alami hingga ancaman aktivitas vulkanik dari gunung berapi di sekitarnya.
Pemerintah dan pengelola juga terus memperketat regulasi kunjungan wisatawan demi menjaga keutuhan jangka panjang dari struktur bangunan kuno tersebut.
Oleh karena itu, kehadiran teknologi perekaman ruang ini diharapkan mampu menghadirkan arsip digital yang dapat diakses secara luas tanpa merusak candi.
Inovasi Pemindaian Ruang Generasi Baru
Teknologi 3D Gaussian Splatting sendiri mulai banyak diadopsi dalam pengembangan ekosistem spatial computing global saat ini.
Metode ini mampu menghasilkan model digital spasial dengan tingkat akurasi tinggi serta proses rendering real-time yang jauh lebih ringan.
Penggunaan drone khusus berdesain ringan seperti Antigravity A1 terbukti membuat proses pengumpulan data spasial menjadi jauh lebih efisien.
Kemampuan pemindaian panorama secara menyeluruh mempermudah rekonstruksi digital objek arsitektur berskala besar dalam waktu yang relatif singkat.
Sissi Chen, selaku Japac Antigravity Marketing Manager, turut memberikan penjelasan mengenai potensi besar dari pemanfaatan teknologi visual imersif ini.
Menurutnya, inovasi ini dapat mengubah cara manusia berinteraksi dengan sejarah masa lalu secara lebih mendalam.
"Dengan perkembangan drone 360° dan teknologi Gaussian Splatting, kami percaya terobosan ini dapat membantu mendokumentasikan sekaligus merasakan kembali ruang-ruang bersejarah secara lebih nyata," kata Sissi Chen.
Berita Terkait
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Teror Drone Granat Sasar Pengacara di Tangsel, Pelaku Beri Pesan: Ini Baru Permulaan!
-
Lebih dari 600 Drone Disita FBI, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Layar Piala Dunia 2026?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan