/
Rabu, 11 Januari 2023 | 20:00 WIB
Presiden Jokowi duduk sebelahan dengan Megawati. [Istimewa]

Ada hal menarik yang menjadi perbincangan warganet dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan (PDIP) Selasa (10/01/2023) kemarin. Yakni pidato dari Megawati Soekarnoputri yang dianggap menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Narasi-narasi yang disampaikan Ketua Umum PDIP tersebut salah satunya membahas soal program stunting yang diusung partainya.

"E PDI Perjuangan menggalakkan stunting, mbok aku dikasih bintang," sindir Megawati yang dibalas senyum oleh orang nomor satu RI, dikutip Rabu (11/01/2023).

"Pak Jokowi tuh suka ngono (gitu), mentang-mentang. Padahal kalau Pak Jokowi enggak ada PDI Perjuangan kasihan loh. Udah legal formal loh beliau jadi presiden kan diikuti terus sama saya aturan mainnya," imbuhnya.

Namun, menurut pegiat media sosial (Medsos) Lukman Simanjuntak, cara bercanda Megawati jadi bentuk konsistensi posisinya sebagai ketua partai ke Jokowi.

Ia menilai, ibu dari Puan Maharani itu cuma menganggap Jokowi sebagai petugas partai saja. Khususnya di acara tersebut.

"Menurut saya sih Mega benar-benar konsisten perlakukan Jokowi sebagai petugas partai dalam acara HUT PDIP ke-50," tulis Lukman di akun Twitetrnya pada Selasa (10/1/2023).

"Jabatan sebagai presiden enggak halangi Mega untuk mempermalukan Jokowi," katanya.

Tanggapan warganet

Baca Juga: Tak Hanya Suap Rp1 Miliar, KPK Sebut Lukas Enembe Terima Gratifikasi Sebesar Rp10 Miliar

Warganet yang melihat unggahan Lukman Simanjuntak lantas ramai memberikan tanggapan. Beberapa dari mereka merasa kasihan dengan Presiden Jokowi karena dipermalukan.

"Meletakkan lembaga presiden di bawah partai salah satu penyebab kemrosotan etika politik di negeri ini," komentar warganet.

"Kasihan, kepala negara dipermalukan. Walaupun saya bukan pendukung Pak Jokowi. Lihat senyumnya enggak tega, dipermalukan di depan banyak orang. Kok tega ya mempermalukan orang begitu," tambah warganet lain.

"Ingat ya, Pak Jokowi itu petugas partai. Jadi harus setia pada partai," imbuh lainnya.

"Ini adalah balasan acara deklarasi di GBK karena Jokowi nyindir soal uban, kerutan, sama ruangan ber-AC," tulis warganet di kolom komentar.

"Saya mah salut sama PDIP dalam hal ini, tidak ada yg merasa lebih hebat dari partainya itu baru bener, karena seyogianya partai tempat melahirkan kader dan ingat lho ini dalam acara partai bukan acara negara," timpal lainnya.

Load More