Suara.com - Indeks saham di bursa Tokyo melonjak 3,13 persen pada penutupan perdagangan sore tadi. Lonjakan terjadi setelah Bank of Japan mengungkapkan rencananya untuk meningkatkan skema kredit dalam rangka menstimulasi pinjaman.
Indeks Nikkei 225 naik 450,13 poin menjadi 14.843,24 dan menjadi kenaikan terbesar dalam satu hari sejak Agustus tahun lalu. Keputusan BoJ meningkatkan skema kredit membuat nilai tukar yen di pasar mata uang anjlok.
“Sudah jelas, pasar menerima dengan positif kebijakan yang diambil Bank of Japan,” kata analis dari Okasan Sekuritas, Kenzaburo Suwo.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia cenderung stagnan. Pada sesi penutupan sore tadi, IHSG naik tipis 0,823 poin (0,018 persen) menjadi 4.556,191.
Indeks sempat menembus titik tertinggi di posisi 4.570 sebelum kembali melemah dan ditutup di 4.556,191. Ada 141 saham yang naik, 160 turun dan 85 saham tidak berubah. Volume transaksi pada perdagangan hari ini 5,3 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 5,88 triliun.
Dikutip dari laman RTI, sejumlah saham yang naik antara lain London Sumatera Indonesia, PT Timah Tbk dan PT Telekomunikasi Indonesia. Sedangkan saham yang turun antara lain Matahari Department Store, Semen Indonesia dan Indofood CBP Sukses Makmur. (Bloomberg)
Tag
Berita Terkait
-
Bocoran dari Bos BEI, Ada Perusahaan Konglo Mau IPO Tahun 2026
-
IHSG Cetak Sejarah Lagi, Melesat ke Level 9.100
-
IHSG Masih Betah di Level 9.000 di Pembukaan Awal Pekan
-
IHSG Diprediksi Sideways, Cek Saham-saham Rekomendasi Analis Hari Ini
-
Pergerakan Saham BUMI: Dilepas Asing, Diborong Lokal, Proyeksi Masih Kuat?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Impor BBM 2026 untuk SPBU Swasta Dibuka, Kuota Siapa Paling Besar?
-
Bocoran dari Bos BEI, Ada Perusahaan Konglo Mau IPO Tahun 2026
-
Menperin Pede Industri Manufaktur Bisa Tumbuh di Atas 5% Meski Ekonomi Global Gonjang-Ganjing
-
YLKI Nilai Skema Tadpole di Pindar Picu Risiko Gagal Bayar Meningkat
-
IHSG Cetak Sejarah Lagi, Melesat ke Level 9.100
-
FSRU Lampung Resmi Beroperasi 2026, PGN LNG Siap Pasok Gas JawaSumatera
-
Di Tengah Penyelesaian Serah terima Hunian, Meikarta Mulai Hidupkan Kawasan Sekitar
-
BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh
-
Ketika Kas Negara Tekor Rp 695 Triliun, Apa Urusannya dengan Anda?