Suara.com - Setelah menguat pada sesi pembukaan perdagangan, Selasa (25/3/2014), indeks saham regional kembali melemah dalam sesi penutupan perdagangan. Dari sejumlah indeks di kawasan regional, hanya indeks di Taiwan yang bergerak naik dan lainnya melemah.
Ancaman resesi yang menimpan Rusia akibat sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa dan Amerika Serikat masih menjadi sentiment negating bagi pelaku pasar. Indeks MSCI Asia Pasifik melemah 0,1 persen ke level 134,23. Sedanhkan indeks Hang Seng di Hongkong juga turun 0,4 persen.
Di Cina, indeks Shanghai Composit melemah 0,1 persen dan indeks Straits Times di Sinapura juga turun 0,2 persen. Hanya indeks Taiex di Taiwan yang bergerak naik 0,1 persen.
Sementara itu, bursa saham Tokyo ditutup turun 0,36 persen menyusul kerugian di Wall Street. Indeks acuan Nikkei 225 turun 52,11 poin ke level 14.423,19, sedangkan indeks Topix naik tipis 0,06 persen atau 0,66 poin menjadi 1.163,70.
Bursa saham Seoul juga melemah dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 4,30 poin atau 0,22 persen menjadi 1.941,25. Volume perdagangan tercatat sebesar 222,62 juta saham senilai 3,73 triliun won (3,46 miliar dolar Amerika).
Di Jakarta, indeks harga saham gabungan di Busa Efek Indonesia juga turun 16,8 poin atau 0,3 persen ke level 4.703. Volume perdagangan 4,7 miliar lot saham dengan nilai perdagangan Rp5 triliun. Ada 101 saham yang bergerak naik, 198 saham yang turun dan 56 saham yang stagnan. (Bloomberg/RTI)
Tag
Berita Terkait
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Usai Pesta Miras, Pemuda 19 Tahun di Cilincing Tewas dengan Tangan Putus Akibat Tawuran
-
Usai Pesta Miras, Remaja 19 Tahun Tewas dalam Tawuran di Cilincing
-
Lagi Booming di Korea! Mainan Bola Lilin 'Wakppubol' Ampuh Usir Stres, Kok Bisa?
-
Segini Tinggi Tsunami yang Mungkin Terjang Jepang Sore Ini
-
Minim Partisipasi Warga, Pembentukan Koperasi Merah Putih Dinilai Terburu-Buru dan Kurang Transparan
-
Siapa Burhanuddin Abdullah? Diisukan Jadi Calon Gubernur Bank Indonesia
-
Pilihan Mobil Keluarga Harga Terjangkau Jelang GIIAS 2026
-
Ekspor Mineral Kritis Tersendat, Kementerian ESDM Benahi Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang
-
61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83