Suara.com - Pemerintah Cina akan membebaskan Usaha Kecil dan Menengah dari kewajiban pembayaran pajak. Itu merupakan salah satu kebijakan yang diambil untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara itu. Kebijakan itu merupakan stimulus kecil yang diambil oleh Perdana Menteri Le Keqiang.
Stimulus kecil tersebut diumumkan oleh kabinet Cina setelah bertemu dengan Perdana Menteri Le Keqiang. Pertumbuhan ekonomi Cina pada tahun ini diprediksi 7,5 persen atau sama dengan tahun lalu. Namun, sejumlah analis memprediski pertumbuhan ekonomi Cina akan lebih rendah lagi. Ini menyusul data yang dikeluarkan terkait produksi industri yang melemah dan pengeluaran konsumen yang berkurang.
Kebijalan lain dari stimulus mini tersebuy adalah investasi di sektor perkeretaapian.
“Kali ini, paket stimulusnya dalam skala kecil tetapi lebat jelas targetnya dan melibatkan reformasi dalam pembiayaan. Jadi, ini akan membantu Cina mempermulus pertumbuhan tanpa harus menghadapi risiko stabilitas keuangan,” kata Qu Hongbin, ekonom dari HSBC.
Bebas pajak untuk sektor UKM akan diperpanjang hingga 2016. Selain itu, pemerintah Cina juga akan membangun 6.600 kilometer jalur kereta api baru yang akan beroperasi tahun ini. Jumlah itu lebih jauh dibandingkan jalur kereta api pada 2013 yang jaraknya 5.600 kilometer. (Bloomberg)
Berita Terkait
-
Penerimaan Pajak 2025 Tekor Rp271,7 Triliun
-
Bongkar PBB PT Wanatiara Persada, KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak ke DJP
-
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Ada Bantuan Hukum ke Pegawai Pajak, Purbaya Klarifikasi: Masih Pegawai, Tak Ada Intervensi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
IHSG Cetak Rekor ke Level 9.000, BEI: Kepercayaan Investor Makin Kuat
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global