Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) membantu promosi investasi pemerintah Indonesia dalam Annual Investment Meeting (AIM) 2014, yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan Uni Emirat Arab (UEA) di Dubai.
"BNI mendukung program pemerintah untuk membuka kesempatan kepada pelaku bisnis di kawasan UAE, melirik Indonesia untuk berinvestasi," kata Direktur Keuangan BNI Yap Tjay Soen dalam siaran pers, Rabu (9/4/2014).
Partisipasi BNI pada forum tersebut, selain untuk mendukung program Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus menggali dan memperluas potensi pasar di kawasan Timur Tengah.
Kesempatan yang sama juga diharapkan dapat menjembatani nasabah BNI yang berpotensi menjajaki bisnis global dengan pebisnis di pasar Timur Tengah.
"Kami juga menjembatani nasabah BNI yang ingin menjajaki ekspansi bisnis di Uni Emirat Arab," kata Yap.
Untuk memaksimalkan upaya tersebut, BNI mengundang para nasabah yang memiliki relasi bisnis di kawasan Timur Tengah untuk dipertemukan dengan mitra strategis dan investor, selama konferensi dan pameran bertempat di Paviliun Indonesia.
"Upaya ini merupakan perwujudan nyata BNI dalam memfasilitasi 'business matching' nasabah korporasi BNI dengan pelaku bisnis global," katanya.
Selain itu, BNI melibatkan anak perusahaannya, yaitu BNI Syariah untuk menjajaki kerja sama bisnis dengan mitra strategis dari kawasan Timur Tengah yang mayoritas berpenduduk muslim.
BNI mengharapkan melalui kerja sama tersebut, BNI Syariah dapat memiliki kemampuan bersaing global sesuai dengan arah dan pengembangan strategi bisnis bagi anak perusahaan. (Antara)
Berita Terkait
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Kemenko Perekonomian Ingatkan Penyusunan Aturan IHT Harus Seimbang
-
Bos Danantara Bawa Oleh-oleh dari Prancis, Dapat Bisnis Baru?
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang
-
Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara
-
Purbaya Ungkap Fungsi dan Tugas Baru OJK di RUU P2SK, Ini Rinciannya
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?
-
Purbaya Ancam Pecat Petinggi BUMN Ekspor PT DSI Jika Tak Becus: Saya Anggota Pengawas Danantara!