Suara.com - Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Noegardjito mengatakan penjualan mobil di Indonesia terus meningkat sejak 2006 lalu karena semakin banyak masyarakat yang berpenghasilan tinggi.
"Secara rata-rata dari 2006 hingga 2013 lalu ada peningkatan penjualan mobil sekitar 23,4 persen," ujarnya di Semarang, Minggu.
Menurutnya dari jumlah penduduk Indonesia 56 persen di antaranya berpenghasilan 5 ribu-10 ribu dolar Amerika setiap tahun sehingga mereka memiliki kemampuan untuk membeli kendaraan.
"Di Jawa Tengah sendiri sekitar 7,5 persen dari jumlah penduduk yang ada memiliki penghasilan sebesar itu, tidak heran saya melihat setiap tahun penjualan mobil di provinsi ini semakin baik," katanya.
Menurutnya jika pertumbuhan ekonomi bagus maka kebutuhan untuk konektivitas akan semakin tinggi dan cenderung tidak bisa ditahan.
"Tinggal sumbernya ini dari dalam atau luar negeri, kalau untuk sektor penjualan kendaraan orang akan memilih dalam negeri karena pembeli butuh perawatan purna jual di antaranya untuk bengkel dan sparepart," jelasnya.
Noegardjito mengatakan sejauh ini Jawa Tengah salah satunya Semarang sudah terlihat ada peningkatan infrastruktur yaitu jalan-jalan raya.
"Infrastruktur sendiri merupakan faktor penting dari penjualan mobil, ketika jalan di suatu daerah tidak terlalu bagus maka orang juga akan berpikir dua kali untuk membeli kendaraan dengan kualitas bagus," jelasnya.
Sejauh ini permintaan kendaraan dengan muatan tujuh orang terus meningkat, ini membuktikan bahwa kondisi ekonomi di Indonesia semakin bagus. (Antara)
Berita Terkait
-
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain
-
Strategi Mobil Hybrid Dongkrak Penjualan Suzuki Meski Carry Tetap Dominan
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 46 Ribu Unit dan Kuasai Segmen Mobil Murah
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
-
Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen
-
Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax
-
MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG
-
Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup
-
Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi
-
Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah
-
Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah